Riset: Konsumen Indonesia Mudah Selingkuh, Tak Loyal ke Brand Tertentu
Minggu, 22 Agustus 2021 - 19:05 WIB
loading...
A
A
A
”Dengan satu dari dua konsumen tertarik untuk mempelajari brand baru, maka pemasar modern harus menjalani strategi pemasaran secara menyeluruh dan fokus dalam mendorong unsur fundamental dari brand untuk mempertahankan pelanggan dengan tingkat loyalitas yang rendah. Secara bersamaan, pemasar yang konsisten berinvestasi untuk meningkatkan brand awareness berkesempatan untuk merebut pelanggan baru dari kompetitor,” ungkapnya.
Selain itu, brand yang berulang kali berhasil menjangkau konsumen dalam perjalanan pembeliannya cenderung memengaruhi secara positif para pembeli 'terencana' yang sudah mempersiapkan belanjaan jauh sebelum festival belanja online berlangsung.
Brand yang mulai konsisten dalam melakukan pendekatan juga akan meningkatkan kesempatan mereka untuk menangkap lebih banyak pembelanja ‘impulsif’ selama periode ini.
Riset ini juga menyoroti pentingnya platform over-the-top (OTT) sebagai saluran untuk mendorong brand awareness.
Dalam lima bulan terakhir, jumlah orang Indonesia yang mengatakan bahwa mereka telah menghabiskan waktu untuk mengonsumsi konten OTT meningkat sebesar 12 persen.
BACA JUGA: Mengapa Prosesor Dimensity 700 Banyak Digunakan HP 5G Murah?
Dengan semakin banyaknya orang Indonesia yang mengonsumsi TV dan film secara online, tidak heran jika hampir setengah (48 persen) dari pembelanja online aktif yang diungkapkan pada riset ini sering terpengaruh oleh penawaran dan promosi dari iklan yang tayang di platform OTT.
Selain itu, brand yang berulang kali berhasil menjangkau konsumen dalam perjalanan pembeliannya cenderung memengaruhi secara positif para pembeli 'terencana' yang sudah mempersiapkan belanjaan jauh sebelum festival belanja online berlangsung.
Brand yang mulai konsisten dalam melakukan pendekatan juga akan meningkatkan kesempatan mereka untuk menangkap lebih banyak pembelanja ‘impulsif’ selama periode ini.
Riset ini juga menyoroti pentingnya platform over-the-top (OTT) sebagai saluran untuk mendorong brand awareness.
Dalam lima bulan terakhir, jumlah orang Indonesia yang mengatakan bahwa mereka telah menghabiskan waktu untuk mengonsumsi konten OTT meningkat sebesar 12 persen.
BACA JUGA: Mengapa Prosesor Dimensity 700 Banyak Digunakan HP 5G Murah?
Dengan semakin banyaknya orang Indonesia yang mengonsumsi TV dan film secara online, tidak heran jika hampir setengah (48 persen) dari pembelanja online aktif yang diungkapkan pada riset ini sering terpengaruh oleh penawaran dan promosi dari iklan yang tayang di platform OTT.
(dan)
Lihat Juga :