Ini Barisan Aplikasi Berbasis App Store yang 'Mencuri' Data Pribadi Anda

Rabu, 17 Maret 2021 - 11:18 WIB
loading...
Ini Barisan Aplikasi...
Sebanyak 80% aplikasi berbasis App Store menggunakan data pengguna untuk memasarkan produk mereka sendiri di aplikasinya dan di platform lain.
A A A
CUPERTINO - Mulai Desember lalu, Apple menambahkan label privasi ke daftar aplikasi di App Store . Label mengungkap informasi bahwa setiap aplikasi memiliki akses ke pengguna iOS . Baca juga: Teriak Privasi, Aplikasi Apple Ternyata Ikut Kumpulkan Data Pengguna iPhone

Aplikasi yang sudah ada harus menyertakan informasi ini saat pertama kali diperbarui setelah 7 Desember. Dan beberapa perusahaan, seperti Google, menunda pembaruan aplikasi yang ada selama mungkin untuk mencegah label Privasi ditampilkan di daftar aplikasi mereka.

Instagram dan Facebook Pelanggar Terburuk
Apakah Anda ingin tahu aplikasi mana yang mengumpulkan dan membagikan data paling banyak? Beruntung ada pCloud yang dapat menangani pekerjaan melelahkan ini.
Ini Barisan Aplikasi Berbasis App Store yang 'Mencuri' Data Pribadi Anda

Phone Arena melaporkan, beberapa angka yang muncul luar biasa. Misalnya, 80% aplikasi menggunakan data pengguna untuk memasarkan produk mereka sendiri kepada Anda di aplikasinya dan di platform lain. Ada juga promosi dalam aplikasi untuk keuntungan perusahaan sendiri atau untuk kepentingan aplikasi pihak ketiga yang membayar layanan ini. Lihat juga: Segera Hapus, Aplikasi Berbahaya Incar Keamanan Rekening Bank

Setiap aplikasi mengumpulkan data dari 14 kemungkinan kategori termasuk: Pembelian; Lokasi; Info kontak; Kontak; Konten Pengguna; Sejarah pencarian; Sejarah Browser; Pengidentifikasi; Data Penggunaan; Diagnostik; Info Sensitif; Info Keuangan; Kesehatan & Data, dan data Lainnya.

Untuk menentukan aplikasi mana yang mengumpulkan data paling pribadi, pCloud mengatakan, mereka menganalisis "berapa banyak dari 14 kategori data yang mungkin dikumpulkan masing-masing di bawah bagian 'Periklanan atau Pemasaran Pengembang' Apple". Analisis pCloud mengungkapkan bahwa Instagram dan Facebook sama-sama berada di urutan teratas sebagai pelanggar terburuk dalam mengumpulkan data Anda untuk keuntungannya sendiri.

Kedua aplikasi, yang dimiliki oleh Facebook, menggunakan 86% data Anda sendiri untuk menjual produknya kepada Anda sambil menampilkan iklan yang relevan untuk perusahaan lain.

Klarna dan Grubhub adalah yang berikutnya, keduanya mengumpulkan 64% data Anda. Aplikasi tersebut diikuti oleh Uber dan Uber Eats (57%) dan enam aplikasi yang mengambil setengah dari data pribadi Anda (eBay, Just Eat, LinkedIn, Twitter, YouTube, dan YouTube Music).
Ini Barisan Aplikasi Berbasis App Store yang 'Mencuri' Data Pribadi Anda

Data pribadi yang digunakan aplikasi ini termasuk tanggal lahir untuk menawarkan diskon, dan waktu Anda menggunakan aplikasi tersebut setiap hari. Jika sebuah perusahaan tahu bahwa Anda biasanya membuka aplikasinya pada waktu tertentu selama hari tertentu, mereka akan tahu kapan harus mengeluarkan kupon sesuai keinginan Anda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Patuh:...
Bukan Sekadar Patuh: Bos Astra Sebut Privasi Data Jadi Kunci Keberlanjutan Bisnis Finansial
Google Selesaikan Gugatan...
Google Selesaikan Gugatan Senilai USD5 Miliar Terkait Pelacakan Data Pribadi Pengguna
Fitur Baru Google Akan...
Fitur Baru Google Akan Beri Peringatan Jika Info Pribadi Pengguna Muncul di Penelusuran
Pembaruan Google Search,...
Pembaruan Google Search, Hadirkan Alat Penghapus Info Pribadi
Lawan Praktik Doxing,...
Lawan Praktik Doxing, Google Perbarui Kebijakan Penghapusan Informasi Pribadi
Pelajaran yang Dipetik...
Pelajaran yang Dipetik dari Maraknya Kebocoran Data Pribadi
Penting bagi Literasi,...
Penting bagi Literasi, Mahasiswa Ajak Wikipedia Ikuti Aturan Perlindungan Data di Indonesia
Diduga Bocorkan Nomor...
Diduga Bocorkan Nomor WA, Dokter Detektif Dilaporkan Shella Saukia: Kasus Kini Disidik Polisi
Kedaulatan Rakyat atas...
Kedaulatan Rakyat atas Data Pribadi Pascaperjalanan Dagang Indonesia-AS
Rekomendasi
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Berita Terkini
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved