Aplikasi e-BLUD Bantu Pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah

Sabtu, 06 Maret 2021 - 05:58 WIB
loading...
Aplikasi e-BLUD Bantu Pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah
Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri mengadakan Sosialisasi Pedoman Pengelolaan Keuangan BLUD melalui aplikasi e-BLUD. Foto/Ist
JAKARTA - Pemerintah terus menggalakkan digitalisasi pada layanannya. Salah satunya melalui aplikasi e-BLUD guna meningkatkan akuntabilitas Badan Layanan Umum Daerah (BULD). Baca juga: PN Malili Siapkan Aplikasi Baru untuk Pendaftaran Eksekusi Secara Daring

Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri , Mochamad Ardian Noervianto, saat membuka Sosialisasi Pedoman Pengelolaan Keuangan BLUD, mengutarakan, pihaknya tidak dapat bekerja sendirian. Karena itu, keterlibatan pemangku kebijakan di pemerintah daerah memiliki peran penting dalam penyelenggaraan BLUD agar optimal dan ideal.

Untuk itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan Pemda terkait BLUD. Antara lain, penguatan peran pemda dalam pembinaan BLUD dan menyiapkan regulasi (peraturan gubernur, bupati/wali kota) dalam implementasi pengelolaan BLUD.

Sementara Budi Santosa, Direktur BUMD, BLUD dan BMD, mengatakan, pengelolaan keuangan BLUD berdasarkan SE Dirjen BKD merupakan hal baru bagi BLUD. Sehingga dalam penerapannya agar dapat lebih tertib, efektif dan efisien serta akuntabel perlu dibantu oleh sistem aplikasi yang dinamakan e-BLUD.

Dia menjelaskan, sistem aplikasi e-BLUD suatu sistem yang mendokumentasikan administrasi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, penatausahaan pertanggungjawaban, serta pelaporan keuangan BLUD secara real time. Sistem aplikasi e-BLUD dirancang secara online untuk memudahkan pengguna dalam mengakses data, di mana dan kapan saja berdasarkan manajemen user yang sistematis sesuai tugas dan fungsinya sebagai pengelola keuangan BLUD.



Sosialisasi ini juga bertujuan memberikan pengetahuan kepada seluruh BLUD dalam melakukan administrasi pengelolaan keuangan. Kegiatan juga berguna untuk menginformasikan regulasi maupun pengembangan aplikasi e-BLUD tersebut.

"Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang benar bagi seluruh stakeholder tentang peran dan tanggung jawab masing-masing dalam proses pengelolaan keuangan BLUD," ucap Budi Santoso.

Sosialisasi ini juga diisi oleh sejumlah narasumber dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sosial dan Politik (LPPSP) FISIP Universitas Indonesia. Sedangkan Kasubag Keuangan RSUD Bendan Kota Pekalongan, Mukhsin Hadi memberikan paparan gambaran umum implementasi pengelolaan keuangan BLUD dengan menggunakan aplikasi e-BLUD. Baca juga: Twitter Ketahuan Lagi Uji Coba Tombol 'Shop', Apa itu?
(iqb)
preload video
Komentar Anda
TEKNO UPDATE