Greenlab Luncurkan GISIS, Sistem Manajemen Laboratorium Terintegrasi Pertama
Jum'at, 24 Januari 2025 - 14:25 WIB
loading...
Direktur Greenlab Indonesia Saprian saat meluncurkan aplikasi GISIS saat acara Rapat Kerja 2025 Environesia Group yang digelar di Kota Batu, Malang. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
BATU - PT Greenlab Indo Global (Greenlab Indonesia) mengumumkan peluncuran aplikasi Greenlab Indonesia Smart Integrated System (GISIS). Peluncuran ini berlangsung dalam momen istimewa, yaitu rangkaian acara Rapat Kerja 2025 Environesia Group yang digelar di Hotel Golden Hill by Golden Tulip, Kota Batu, Jawa Timur.
GISIS merupakan sebuah inovasi yang telah dipatenkan dan dirancang untuk mengubah cara konsumen mengakses dan menggunakan layanan laboratorium . Dengan aplikasi ini, seluruh proses layanan, mulai dari pemesanan, penjadwalan sampling, hingga penerimaan laporan hasil pengujian, dapat dilakukan secara cepat, mudah, dan efisien. Baca juga: Rusia Peringatkan Ancaman Patogen Global Terkait Laboratorium Biologi Pentagon di Afrika
Tak hanya itu, GISIS juga menandai tonggak sejarah baru di industri laboratorium Indonesia sebagai sistem pertama yang mengintegrasikan tiga standar internasional utama. Ketiganya yakni ISO 9001 (Manajemen Mutu), ISO 14001 (Manajemen Lingkungan), dan ISO 45001 (Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja) dari British Standards Institute on by Royal Charter Inggris.
Direktur Greenlab Indonesia Saprian menekankan pentingnya transformasi digital untuk meningkatkan daya saing dan kualitas layanan. Menurunya, di era digital seperti saat ini, transformasi adalah sebuah keharusan. Inovasi teknologi tidak hanya mempermudah proses kerja internal Greenlab, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih baik bagi konsumen.
”GISIS adalah wujud komitmen kami untuk memberikan layanan yang lebih efisien, transparan, dan menguntungkan bagi semua pihak," kata environmental creator yang aktif berbagi edukasi seputar isu pengelolaan lingkungan yang akrab disapa Bangsap ini dalam siaran pers, Jumat (24/1/2025).
GISIS merupakan sebuah inovasi yang telah dipatenkan dan dirancang untuk mengubah cara konsumen mengakses dan menggunakan layanan laboratorium . Dengan aplikasi ini, seluruh proses layanan, mulai dari pemesanan, penjadwalan sampling, hingga penerimaan laporan hasil pengujian, dapat dilakukan secara cepat, mudah, dan efisien. Baca juga: Rusia Peringatkan Ancaman Patogen Global Terkait Laboratorium Biologi Pentagon di Afrika
Tak hanya itu, GISIS juga menandai tonggak sejarah baru di industri laboratorium Indonesia sebagai sistem pertama yang mengintegrasikan tiga standar internasional utama. Ketiganya yakni ISO 9001 (Manajemen Mutu), ISO 14001 (Manajemen Lingkungan), dan ISO 45001 (Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja) dari British Standards Institute on by Royal Charter Inggris.
Direktur Greenlab Indonesia Saprian menekankan pentingnya transformasi digital untuk meningkatkan daya saing dan kualitas layanan. Menurunya, di era digital seperti saat ini, transformasi adalah sebuah keharusan. Inovasi teknologi tidak hanya mempermudah proses kerja internal Greenlab, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih baik bagi konsumen.
”GISIS adalah wujud komitmen kami untuk memberikan layanan yang lebih efisien, transparan, dan menguntungkan bagi semua pihak," kata environmental creator yang aktif berbagi edukasi seputar isu pengelolaan lingkungan yang akrab disapa Bangsap ini dalam siaran pers, Jumat (24/1/2025).
Lihat Juga :