Signal Tanpa Sinyal, Server Signal Modar Dibanjiri Jutaan Pengguna

Senin, 18 Januari 2021 - 09:15 WIB
loading...
Signal Tanpa Sinyal,...
Selain Telegram, pengguna WhatsApp beralih ke aplikasi Signal untuk chatting. Sehingga aplikasi tersebut kewalahan dengan banyaknya pengguna baru. Foto: dok Reuters.
A A A
SILICON VALLEY - Server layanan pesan online Signal modar karena terlalu banyak pengguna yang membanjiri aplikasi tersebut dalam waktu singkat.

Gara-gara server tidak sanggup menampung semua pengguna, situs DownDetector dan Gadgets 360 mencatat ada ribuan pengguna yang melaporkan tidak ada pesan yang terkirim.

BACA JUGA: Edward Snowden: Ingin Aman, Gunakan Tor dan Signal

Namun, Signal juga bergerak cepat. COO Aruna Harder mengatakan bahwa pihaknya sudah menambah beberapa server baru dengan kapasitas yang jauh lebih besar. ”Jutaan pengguna baru berkirim pesan dengan jaminan keamanan privasi. Dan kami terus berjuang untuk memulihkan layanan secepat mungkin,” ujar Aruna.

Signal Tanpa Sinyal, Server Signal Modar Dibanjiri Jutaan Pengguna

Aplikasi Signal di Google Play Store diunduh 40 juta kali dalam sehari.

Warganet sendiri tampaknya memahami kejadian ini. ”Tidak ada, saya ulang tidak ada satu perusahaan di dunia yang siap dengan jutaan pengguna baru dalam semalam. Jadi wajar jika mereka (Signal) mengalami masalah teknis,” ungkap Karl Davies, pengguna Signal.

”Layanan Signal sudah pulih. Sekarang pengguna sudah boleh kembali uninstal WhatsApp,” sindir Edward Snowden, mantan karyawan CIA dan pakar cybersecurity.

Kepada Reuters, Signal menyebut sudah berhasil memulihkan layanan mereka hanya dalam waktu sehari setelah mengalami ”masalah teknis”.

BACA JUGA: 10 Aplikasi yang Mengeruk Data Pribadi Anda dengan Ganas!

Mereka juga mengakui bahwa sebagian pengguna akan mengalami sedikit error sebagai efek samping dari masalah teknis itu. Tapi, akan diperbaiki dalam versi update atau pembaruan terbaru di aplikasi Signal. Selain itu, masalah di aplikasi tetap tidak akan mempengaruhi keamanan chatting.

Signal didirikan oleh Signal Foundation asal Silicon Valley. Aplikasi tersebut diluncurkan pada Februari 2018. Orang dibaliknya adalah Brian Acton, co-founder WhatsApp sebelum dijual ke Facebook. Acton menyediakan dana abadi untuk Signal sebesar USD50 juta atau Rp700 miliar.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Awas, Aplikasi Palsu...
Awas, Aplikasi Palsu Telegram Kumpulkan Data Pribadi
Serbadigital, Ini Cara...
Serbadigital, Ini Cara Bayar Pajak Kendaraan Online Melalui SIGNAL
Signal Tambah Fitur...
Signal Tambah Fitur Baru, Bisa Ubah Nomor Tanpa Hapus Utas Percakapan
Signal dan Telegram...
Signal dan Telegram Ketiban Rezeki Akibat Facebook Cs Down Serempak
Telegram, Signal, Viber,...
Telegram, Signal, Viber, dan Line Jadi Solusi jika WhatsApp Down Lagi
Telegram dan Signal...
Telegram dan Signal 'Ketiban Durian Runtuh' Aturan Baru WhatsApp
WASPADA! Signal BTS...
WASPADA! Signal BTS Palsu dalam Perjalanan Mudik
Tentara Swiss Dilarang...
Tentara Swiss Dilarang Gunakan WhatsApp Cs Saat Bertugas
Jika WhatsApp Down Lagi,...
Jika WhatsApp Down Lagi, Aplikasi Ini Bisa Jadi Solusi
Rekomendasi
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Berita Terkini
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs China: 38 Tahun Tanpa Kemenangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved