Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:34 WIB
loading...
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI. Foto/ Daily
A A A
BERLIN - Komisi Eropa (EC) telah menerbitkan Kode Praktik tentang Penandaan dan Pelabelan Konten AI untuk mendukung bisnis dan organisasi dalam memenuhi persyaratan transparansi baru.

Komisi Eropa (EC) telah menerbitkan versi final Kode Praktik tentang Penandaan dan Pelabelan Konten yang Dihasilkan oleh Kecerdasan Buatan (AI), yang bertujuan untuk mendukung organisasi yang mengembangkan dan menerapkan AI dalam memenuhi persyaratan transparansi berdasarkan Undang-Undang AI Uni Eropa (UE).

Sesuai peraturan, mulai saat ini, konten yang berpotensi memengaruhi persepsi publik harus diidentifikasi dengan jelas. Ini termasuk produk palsu yang dibuat secara detail, serta teks yang dihasilkan atau diedit oleh AI terkait isu kepentingan publik, yang harus diberi label yang sesuai. Pengguna juga harus diberi tahu saat berinteraksi dengan sistem AI, seperti chatbot.

Sesuai peraturan, mulai saat ini, konten yang berpotensi memengaruhi persepsi publik harus diidentifikasi dengan jelas. Ini termasuk produk palsu yang dibuat secara detail, serta teks yang dihasilkan atau diedit oleh AI terkait isu kepentingan publik, yang harus diberi label yang sesuai. Pengguna juga harus diberi tahu saat berinteraksi dengan sistem AI, seperti chatbot.

Desain chip dan tantangan perlindungan kekayaan intelektual.Gelombang investasi di sektor semikonduktor membuka peluang bagi banyak perusahaan teknologi domestik untuk berpartisipasi dalam tahapan bernilai tambah tinggi seperti desain chip dan pengembangan sirkuit terpadu.

Bagi para pengembang sistem yang dihasilkan oleh AI, Kode Etik memberikan panduan tentang cara menambahkan pengidentifikasi pada konten seperti audio, gambar,video, atau teks yang dihasilkan atau diedit oleh AI, untuk memastikan bahwa konten tersebut dapat diidentifikasi menggunakan teknologi tersebut.

Bagi organisasi dan bisnis yang menerapkan AI, dokumen tersebut menetapkan tanggung jawab untuk secara jelas memberitahukan kepada publik ketika menerbitkan konten yang sangat direkayasa atau teks yang dihasilkan AI terkait isu-isu kepentingan publik, dalam kasus di mana tidak ada penyuntingan atau verifikasi oleh manusia.

Kode Etik ini dikembangkan oleh enam pakar independen, dengan kontribusi dari lebih dari 180 organisasi dan kelompok terkait, termasuk perusahaan teknologi, unit aplikasi AI, asosiasi industri, usaha kecil dan menengah, akademisi, sektor publik, dan organisasi masyarakat sipil.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai $10,9 Miliar?
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Rekomendasi
Sucofindo Dukung Inisiatif...
Sucofindo Dukung Inisiatif ABPEDNAS melalui Program Srikandi Jaga Desa
Modernland Realty Hadirkan...
Modernland Realty Hadirkan Neo Pasadena, Hunian Eksklusif Mulai Rp1,2 Miliaran
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved