COVID-19 Diam-diam Menyebar Lagi di Wuhan, Pemerintah China Berbohong?

Minggu, 10 Januari 2021 - 23:41 WIB
loading...
A A A
Terlebih lagi, para peneliti menemukan bahwa tingkat kepositifan IgM -yang menunjukkan infeksi aktif atau baru-baru ini- di Wuhan hampir 0,5%, dibandingkan 0,07% di bagian lain dari wilayah China.

Berdasarkan tingkat antibodi IgM yang terlihat di Wuhan pada musim semi 2020, para peneliti memperkirakan bahwa ribuan orang terinfeksi tanpa gejala selama periode itu. "Kami menyimpulkan bahwa... sejumlah besar pembawa SARS-CoV-2 asimtomatik ada setelah eliminasi kasus klinis COVID-19 di Kota Wuhan," tulis para peneliti.

Berdasarkan jumlah antibodi dari penelitian tersebut, para peneliti memperkirakan bahwa di Wuhan, kota berpenduduk sekitar 10 juta orang, sekitar 168.000 orang telah terinfeksi secara keseluruhan di Wuhan pada waktu itu -lebih tinggi sekitar 50.000 kasus dari yang telah dilaporkan.

Para penulis mencatat sejak 14 Mei hingga 1 Juni 2020, pejabat di Wuhan melakukan pengujian massal COVID-19 terhadap 9,9 juta orang. Hasilnya, tingkat infeksi tanpa gejala hanya 0,3 per 10.000 orang berdasarkan pengujian PCR untuk materi genetik SARS-CoV- 2.

Tetapi tingkat yang ditemukan dalam studi saat ini, berdasarkan pengujian IgM, ratusan kali lebih tinggi, kata para peneliti. "Perbedaan ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk sensitivitas yang lebih besar dari tes antibodi darah dibandingkan dengan tes PCR dan tanggal pengumpulan yang lebih awal dalam studi saat ini dibandingkan tes pengawasan oleh pejabat kota," ungkap para peneliti. (Baca juga: Galaxy A02s, Ponsel Rp1 Jutaan yang Bisa Bikin Sehat saat PSBB Jawa Bali )
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
China Siapkan Kerangka...
China Siapkan Kerangka Hukum untuk Mengatur Kecerdasan Buatan
AS dan China Berlomba...
AS dan China Berlomba Bangun Pusat Data AI di Luar Angkasa
Apa yang Dilakukan Elon...
Apa yang Dilakukan Elon Musk dan Tim Cook saat Menemani Trump ke China?
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Rekomendasi
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved