Ilmuwan Menemukan Jurus Ampuh Cegah Covid-19 di Kelas

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 20:44 WIB
loading...
Ilmuwan Menemukan Jurus...
Distribusi kecepatan vektor di tengah ruang kelas. Aliran udara di dalam ruangan digerakkan oleh sistem pendingin udara. Kredit : Khaled Talaat
A A A
Penelitian terbaru menyebutkan bahwa membuka jendela dan memasang layar kaca di depan meja siswa dapat meminimalisir penyebaran virus Covid-19 di ruang kelas. Penelitian ini telah diterbitkan dalam Jurnal Physics of Fluids.

Peneliti di Universitas New Mexico, Amerika Serikat, menyebutkan bahwa kecepatan aliran dan ukuran partikel adalah kunci dalam penyebaran aerosol. Aerosol adalah salah satu partikel penyebar virus Covid-19 yang dilepaskan saat menghembuskan napas, berbicara, batuk, atau bersin.

Untuk membuktikan hal tersebut, para peneliti menggunakan komputasi dinamika partikel fluida untuk mengeksplorasi penyebaran aerosol dalam model ruang kelas ber-Air Conditioner (AC). Mereka menemukan bahwa membuka jendela dapat meningkatkan kemungkinan keluarnya pecahan partikel dari ruangan hingga mencapai 40%.

Baca juga : Nadiem: Banyak Guru Sudah Positif Covid-19 Sebelum Sekolah Dibuka

Keluarnya pecahan partikel akan mengurangi transmisi aerosol yang mungkin terjadi antara siswa di ruangan kelas. Ini berarti kemungkinan untuk tertular Covid-19 di dalam kelas cukup kecil.

"Hampir 70% partikel 1-mikron yang dihembuskan keluar dari ruangan ketika jendela terbuka," kata Khaled Talaat, peneliti dari Universitas New Mexico.

Talaat juga menyebutkan bahwa distribusi aerosol di dalam ruangan tidak seragam karena dipengaruhi oleh ada atau tidaknya AC serta sumber aerosol. AC bisa menghilangkan hingga 50% partikel yang dilepaskan saat manusia menghembuskan napas dan berbicara di dalam kelas.

Meski begitu, sisa partikel yang dikeluarkan akan menempel ke permukaan di dalam ruangan dan dapat terbang kembali ke udara. Aliran udara mempengaruhi transmisi partikel dalam jumlah yang cukup signifikan meskipun jarak antara siswa sudah dipisah sejauh 2,4 m.

Para peneliti terkejut ketika mereka menemukan bahwa layar kaca dapat mengurangi transmisi penyebaran partikel 1-mikron dari satu siswa ke siswa lainnya. Layar kaca mempengaruhi medan aliran udara yang dapat mengubah lintasan partikel tapi efektifitasnya bergantung pada penyebaran AC.

Para peneliti merekomendasikan agar setiap kelas membuka jendela dan memasang layar kaca di depan meja siswa saat pembukaan kembali sekolah. Siswa yang rentan terkena komplikasi Covid-19 dapat di tempatkan di sudut belakang karena itu merupakan tempat paling aman.

Baca juga : Muncul Klaster Sekolah, DPRD Jateng: Hentikan Pembelajaran Tatap Muka!

"Mengingat pentingnya AC, ada potensi untuk mengoptimalisasi sistem heating, ventilation, dan air-conditioning (HVAC) di dalam ruang kelas untuk memaksimalkan pembuangan partikel, sekaligus menyediakan ventilasi yang memadai," kata Talaat.
(fan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Digitalisasi dan Teknologi...
Digitalisasi dan Teknologi Jadi Senjata Ampuh Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Huawei Akan Bikin Tas...
Huawei Akan Bikin Tas Sekolah Canggih Anti Penculik
Digitalisasi Sekolah...
Digitalisasi Sekolah Perlu Didukung oleh Platform yang Ideal
3M dan 3T Mampu Tekan...
3M dan 3T Mampu Tekan Jumlah Positif Covid-19 di Indonesia
Indosat Ooredoo dan...
Indosat Ooredoo dan Kemenag Adakan Madrasah Young Researcher Supercamp 2020
Pertama di Dunia, Game...
Pertama di Dunia, Game This War of Mine Masuk Kurikulum Sekolah di Polandia
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Peringatan WDHD 2026,...
Peringatan WDHD 2026, Orang Tua Diajak Pahami Kesehatan Saluran Cerna Anak
Rekomendasi
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
2 Pemain Indonesia Borong...
2 Pemain Indonesia Borong Dua Gelar Individu di Piala AFF U-19 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved