Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim

Selasa, 09 Juni 2026 - 07:41 WIB
loading...
Ilmuwan Pastikan AI...
Teori Soal Iklim. Foto/ viet
A A A
NEW YORK - AI digunakan dalam prakiraan cuaca dan pemodelan iklim, tetapi teknologi ini masih memiliki keterbatasan dan belum dapat menggantikan fisika iklim.

AI semakin banyak diterapkan dalam peramalan cuaca dan pemodelan iklim, tetapipara ilmuwanpercaya bahwa ini belum menjadi revolusi yang dapat sepenuhnya menggantikan metode tradisional.

Di bidang ini, AI terutama dipahami sebagai pembelajaran mesin, sebuah teknologi yang memungkinkan komputer untuk mengenali pola dalam data. Pembelajaran mesin berbeda dari pemodelan bahasa besar, yang sering digunakan dalam chatbot.

Model pembelajaran mesin dapat memproses sejumlah besar data, mengenali hubungan yang kompleks, dan membuat prediksi jauh lebih cepat daripada beberapa model tradisional.

Dalam peramalan cuaca, pembelajaran mesin terbukti sangat efektif. Pusat Peramalan Cuaca Jangka Menengah Eropa (ECMWF) telah mengoperasikan model berbasis pembelajaran mesin pertamanya sejak Februari 2025, yang berjalan bersamaan dengan sistem peramalan yang sudah ada.

Menurut ECMWF, satu kali menjalankan model tradisional mengkonsumsi energi sekitar 1.000 kali lebih banyak daripada model pembelajaran mesin dan membutuhkan waktu sekitar 30 menit, sedangkan model pembelajaran mesin hanya membutuhkan waktu sekitar 3 menit.
.
Namun, kelemahan utama pembelajaran mesin adalah ketergantungannya pada data pelatihan. Jika peristiwa cuaca ekstrem tidak cukup sering terjadi dalam data masa lalu, model tersebut mungkin meremehkan frekuensi atau intensitasnya. Ini merupakan masalah penting karena prediksi akurat tentang peristiwa ekstrem memiliki implikasi langsung terhadap keselamatan manusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Rekomendasi
Viral Thania Pijiti...
Viral Thania Pijiti Pacar Sarwendah, Ruben Onsu Khawatir Kehilangan Peran sebagai Ayah
Nadiem Berharap Divonis...
Nadiem Berharap Divonis Bebas Murni di Kasus Chromebook
2 Jam Diperiksa Polda...
2 Jam Diperiksa Polda Metro Jaya, Ketum YLBHI Ditanya soal Pembentukan Tim Investigasi Kasus Andrie Yunus
Berita Terkini
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
Infografis
Ilmuwan Siapkan AI untuk...
Ilmuwan Siapkan AI untuk Mengetahui Datangnya Kematian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved