Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?

Senin, 13 Juli 2026 - 21:36 WIB
loading...
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026? Foto/ Viet
A A A
NEW YORK - AI menggantikan peran manusia dalam pengambilan banyak keputusan di lapangan. Tetapi ketika Hawk-Eye, VAR, atau sistem offside otomatis melakukan kesalahan, siapa yang bertanggung jawab?

Sebuah "Out" diumumkan di Wimbledon 2025. Pemain tenis Anastasia Pavlyuchenkova segera berhenti bermain, karena yakin bola tersebut keluar.

Namun hanya beberapa detik kemudian, wasit mengumumkan bahwa sistem penentuan bola otomatis mengalami kerusakan dan memberikan sinyal pada waktu yang salah. Poin tersebut harus diulang karena tidak ada mekanisme untuk meninjau situasi tersebut.

Ini bukan sekadar kesalahan teknis. Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun, turnamen Grand Slam menyaksikan AI menjadi fokus kontroversi. Pertanyaan pun segera muncul: jika pengambil keputusan akhir adalah algoritma, siapa yang akan bertanggung jawab ketika algoritma tersebut salah?

Dalam waktu kurang dari satu dekade, AI telah menjadi bagian dari sistem perwasitan di banyak cabang olahraga besar.

Dalam sepak bola, VAR menggunakan jaringan kamera yang dikombinasikan dengan teknologi penglihatan komputer untuk menganalisis situasi offside, pelanggaran, atau handball. Di Piala Dunia , FIFA juga menerapkan sistem offside semi-otomatis (SAOT), yang menggabungkan sensor yang ditempatkan di dalam bola dengan puluhan kamera AI untuk melacak pergerakan pemain secara real-time.

.
Dalam tenis, Hawk-Eye hampir sepenuhnya menggantikan hakim garis di banyak turnamen besar. Sistem ini menggunakan beberapa kamera berkecepatan tinggi untuk membuat model tiga dimensi dari lintasan bola dan menentukan apakah bola berada di dalam atau di luar batas lapangan dengan akurasi hanya beberapa milimeter.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CEO Tampan yang Menyamar...
CEO Tampan yang Menyamar Xu Peng Jualan Sayur, Potret Nyata Aktor China Digusur AI
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
DeepSeek Siap Kembangkan...
DeepSeek Siap Kembangkan Chip AI Sendiri, Ini Bocorannya
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Video Prototipe Project...
Video Prototipe Project Aion Ungkap Konsep Sistem Operasi AI Microsoft
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Laga Terakhir di Stadion...
Laga Terakhir di Stadion Dallas: Prancis vs Spanyol Main di Lapangan Premium
Tak Oper ke Haaland,...
Tak Oper ke Haaland, Sorloth dan Kekasihnya Diteror
Trump Belum Nonton Piala...
Trump Belum Nonton Piala Dunia 2026 di Stadion, Presiden FIFA: Berpotensi Picu Pertanyaan Publik
Rekomendasi
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
Komisi III DPR: Penyerahan...
Komisi III DPR: Penyerahan Kasus Mantan Jampidsus ke Kejagung Cegah Gesekan Antarinstitusi
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pengendalian Inflasi agar Tetap di Bawah Target Pemerintah
Berita Terkini
CEO Tampan yang Menyamar...
CEO Tampan yang Menyamar Xu Peng Jualan Sayur, Potret Nyata Aktor China Digusur AI
Heboh! Oppo Rilis TWS...
Heboh! Oppo Rilis TWS Enco Air5 Series dengan Fitur AI Gemini, Harga Cuma Segini
Apple Gugat OpenAI:...
Apple Gugat OpenAI: Rahasia Dagang Diduga Dibawa Kabur Lewat Mantan Karyawan
Aksesoris Ponsel yang...
Aksesoris Ponsel yang Dianggap Punah Akan segera Kembali
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved