Strategi SnackVideo Menyasar Pengguna di Kota Kecil: Membidik Pasar yang Diabaikan TikTok
Jum'at, 30 Agustus 2024 - 12:02 WIB
loading...
Strategi serupa juga telah diterapkan di China, di mana SnackVideo (dikenal sebagai Kuaishou) berhasil menarik basis pengguna yang berbeda dari TikTok (Douyin). Foto: SnackVideo
A
A
A
JAKARTA - SnackVideo, platform video pendek pesaing TikTok, meluncurkan inisiatif baru yang berfokus pada komunitas pedesaan di Indonesia dengan program bernama "Desa SnackVideo."
Strategi ini bukan hanya untuk membedakan diri dari TikTok, tetapi juga untuk menarik pengguna di kota-kota kecil dan pedesaan yang sering kali terabaikan oleh platform digital besar. Strategi serupa juga telah digunakan oleh SnackVideo di Tiongkok, di mana mereka berhasil menarik perhatian pengguna yang lebih luas di daerah-daerah yang kurang terlayani oleh TikTok.
Strategi ini memiliki potensi besar di Indonesia, mengingat sebagian besar penduduknya tinggal di daerah pedesaan dan memiliki minat yang berbeda dari pengguna di perkotaan. Selain itu, penetrasi internet yang semakin meluas di daerah-daerah tersebut membuka peluang baru bagi platform video pendek seperti SnackVideo.
Tentu, tantangannya adalah bagaimana SnackVideo dapat mempertahankan kualitas konten dan menarik minat pengguna secara berkelanjutan. Persaingan dengan TikTok juga tetap menjadi tantangan besar, mengingat TikTok sudah memiliki basis pengguna yang kuat di Indonesia.
Kuaishou lebih fokus pada konten yang autentik dan relatable, sementara Douyin cenderung menampilkan konten yang lebih trendi dan menghibur.
Strategi ini bukan hanya untuk membedakan diri dari TikTok, tetapi juga untuk menarik pengguna di kota-kota kecil dan pedesaan yang sering kali terabaikan oleh platform digital besar. Strategi serupa juga telah digunakan oleh SnackVideo di Tiongkok, di mana mereka berhasil menarik perhatian pengguna yang lebih luas di daerah-daerah yang kurang terlayani oleh TikTok.
Menyasar Pengguna di Daerah dan Kota Kecil
Program "Desa SnackVideo" adalah sebuah desa digital yang menampilkan konten-konten unik seputar kehidupan pedesaan, mulai dari edukasi, kuliner, komedi, hingga kerajinan tangan. Dengan fokus pada konten lokal dan kreator dari daerah, SnackVideo berusaha membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat di luar kota-kota besar.Strategi ini memiliki potensi besar di Indonesia, mengingat sebagian besar penduduknya tinggal di daerah pedesaan dan memiliki minat yang berbeda dari pengguna di perkotaan. Selain itu, penetrasi internet yang semakin meluas di daerah-daerah tersebut membuka peluang baru bagi platform video pendek seperti SnackVideo.
Tentu, tantangannya adalah bagaimana SnackVideo dapat mempertahankan kualitas konten dan menarik minat pengguna secara berkelanjutan. Persaingan dengan TikTok juga tetap menjadi tantangan besar, mengingat TikTok sudah memiliki basis pengguna yang kuat di Indonesia.
Belajar dari Kesuksesan di China
Di China, Kuaishou (SnackVideo) telah berhasil menerapkan strategi serupa dan menarik pengguna berbeda dari Douyin (TikTok).Kuaishou lebih fokus pada konten yang autentik dan relatable, sementara Douyin cenderung menampilkan konten yang lebih trendi dan menghibur.
Lihat Juga :