Situs Resmi IKN Tak Bisa Diakses, Terkena Dampak Gangguan PDN

Selasa, 25 Juni 2024 - 11:45 WIB
loading...
Situs Resmi IKN Tak Bisa Diakses, Terkena Dampak Gangguan PDN
Situs resmi Ibu Kota Nusantara (IKN) sempat terdampak dari serangan ransomware Pusat Data Nasional. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A A A
JAKARTA - Situs resmi Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan alamat ikn.go.id sempat mengalami gangguan akses akibat masalah pada Pusat Data Nasional (PDN) akhir pekan lalu. Gangguan ini juga berdampak pada berbagai layanan publik lainnya, termasuk sistem imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta yang menyebabkan antrean panjang.

Pemulihan Situs Resmi IKN

Saat diakses pada Jumat (21/6), situs resmi IKN menampilkan pemberitahuan bahwa website Otorita IKN sedang dalam pemulihan akibat gangguan pada kesisteman PDN. Pihak Otorita IKN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini dan berjanji akan segera memulihkan layanan secepat mungkin.

Deputi Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Mohammed Ali Berawi, mengonfirmasi bahwa gangguan tersebut disebabkan oleh masalah pada PDN. "Iya, sepertinya karena masih terjadi gangguan pada Pusat Data Nasional (PDN) kita sehingga berdampak ke website IKN juga," ujarnya saat dikonfirmasi.

Sementara itu, saat SINDONews kembali mengecek hari ini, Selasa (25/6), situs resmi IKN tampak sudah berfungsi dengan normal dan dapat diakses kembali.

Gangguan Sistem Imigrasi dan Layanan Publik Lainnya

Gangguan pada PDN tidak hanya berdampak pada situs resmi IKN, tetapi juga pada layanan imigrasi di seluruh Indonesia. Antrean panjang terjadi di Bandara Soekarno-Hatta akibat gangguan sistem imigrasi. Selain itu, diperkirakan lebih dari 50 layanan publik lainnya juga terdampak.

Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC, Pratama Persadha, menyatakan bahwa gangguan ini kemungkinan disebabkan oleh beberapa faktor, seperti gangguan suplai listrik, kerusakan server, gangguan koneksi internet, atau bahkan serangan siber seperti DDoS (Distributed Denial of Service) atau ransomware.



Insiden ransomware ini menyoroti pentingnya keamanan siber dalam menjaga kelancaran layanan publik. Pusat data nasional merupakan infrastruktur kritis yang menyimpan data-data penting pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, perlu adanya langkah-langkah pencegahan dan penanganan yang efektif untuk melindungi pusat data dari berbagaiancamansiber.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.1561 seconds (0.1#10.140)