Server PDN Gunakan Password Admin#1234, Ahli Ungkap Cara Bikin Password Aman

Jum'at, 05 Juli 2024 - 17:44 WIB
loading...
Server PDN Gunakan Password Admin#1234, Ahli Ungkap Cara Bikin Password Aman
Ahli memberikan tips bagaimana cara membuat password yang aman. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Warganet heboh lantaran dokumen berisi username dan password untuk mengakses server Pusat Data Nasional tersebar di media sosial. Yang bikin heboh, karena password yang dipakai sangat umum dan mudah ditebak: "Admin#1234".

Yuliya Novikova, Head of Digital Footprint Intelligence di Kaspersky, mengatakan bahwa secara tidak sadar, manusia membuat kata sandi yang sangat “‘manusia”.

“Artinya berisikan kata-kata dari kamus dalam bahasa aslinya, seperti menampilkan nama dan nomor atau lainnya. Bahkan kombinasi yang tampaknya kuat sekalipun jarang benar-benar acak, sehingga dapat ditebak dengan algoritma,” ungkapnya.

Oleh karena itu, solusi paling tepat adalah membuat kata sandi yang benar-benar acak menggunakan pengelola kata sandi yang modern dan andal.

“Aplikasi semacam itu dapat menyimpan data dalam jumlah besar dengan aman, memberikan perlindungan yang komprehensif dan kuat terhadap informasi pengguna,” ungkapnya.

Nah, untuk memperkuat kebijakan kata personal atau perusahaan, Yuliya memberikan tips berikut ini:

1. Aplikasi Pengelola Kata Sandi

Hampir mustahil untuk mengingat kata sandi yang panjang dan unik untuk semua layanan yang Anda gunakan, namun dengan pengelola kata sandi, Anda hanya dapat mengingat satu kata sandi utama.

2. Berbeda Setiap Layanan

Gunakan kata sandi yang berbeda untuk setiap layanan. Dengan begitu, meskipun salah satu akun dicuri, akun lainnya tidak akan ikut dicuri.

3. Acak

Frasa sandi mungkin lebih aman bila digunakan kata-kata yang tidak terduga. Meski menggunakan kata-kata umum, dapat disusun dalam urutan yang tidak biasa dan memastikan kata-kata tersebut tidak berkaitan. Ada juga layanan online yang akan membantu memeriksa apakah kata sandi cukup kuat.

4. Hindari Informasi Pribadi

Sebaiknya jangan menggunakan kata sandi yang mudah ditebak dari informasi pribadi Anda, seperti tanggal lahir, nama anggota keluarga, hewan peliharaan, atau nama Anda sendiri. Ini sering kali merupakan tebakan pertama yang akan dicoba oleh penyerang.


5. Otentifikasi 2 Faktor

Aktifkan otentikasi dua faktor (2FA). Meskipun tidak terkait langsung dengan kekuatan kata sandi, mengaktifkan 2FA menambah lapisan keamanan ekstra. Bahkan jika seseorang mengetahui kata sandi Anda, mereka masih memerlukan bentuk verifikasi kedua untuk mengakses akun Anda. Pengelola kata sandi modern menyimpan kunci 2FA dan mengamankannya dengan algoritma enkripsiterbaru.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.4796 seconds (0.1#10.140)