4 Fakta Menarik Hacker GTA 6 yang Dipenjara Seumur Hidup, Idap Autisme

Jum'at, 22 Desember 2023 - 14:53 WIB
loading...
4 Fakta Menarik Hacker GTA 6 yang Dipenjara Seumur Hidup, Idap Autisme
Hacker GTA 6 Arion Kurtaj divonis hukuman penjara seumur hidup. (Foto: Rockstar Games)
A A A
JAKARTA - Arion Kurtaj divonis hukuman penjara seumur hidup di penjara rumah sakit lantaran terbukti bersalah dalam peretasan Grand Theft Auto (GTA) 6. Selain masih berusia 18 tahun, banyak fakta lain menarik dari sosoknya.

Berikut fakta-fakta menarik Arion Kurtaj dilansir dari Daily Beast, Jumat (22/12/2023).

1. Bisa bebas jika dinyatakan sehat


Pengadilan memutuskan Arion Kurtaj yang merilis 90 klip dari permainan video GTA 6 itu hanya akan dibebaskan jika para profesional medis menganggapnya tidak lagi berbahaya.

Dilansir dari BBC, Jumat (22/12/2023), selama sidang vonis pada Kamis, pengadilan menemukan fakta bahwa Arion Kurtaj telah menunjukkan perilaku kekerasan saat ditahan dengan puluhan catatan cidera dan kerusakan properti. Tinjauan kesehatan mental juga menunjukkan dia terus menyatakan niat untuk kembali ke kejahatan dunia maya secepat mungkin.


2. Melakukan peretasan tanpa komputer


Sebelum penangkapannya pada September 2022, Kurtaj, sedang dalam jaminan untuk peretasan Nvidia dan BT/EE dan ditempatkan di bawah perlindungan polisi di sebuah hotel.

Uniknya, meski komputernya dirampas, Kurtaj berhasil masuk ke Rockstar Games, pengembang GTA 6, menggunakan Amazon Firestick, televisi hotel, dan ponsel, hingga akhirnya dia ditangkap lagi.

3. Pengidap Autis


Arion Kurtaj merupakan anggota kelompok kejahatan dunia maya internasional, Lapsus$. Dia adalah pengidap autisme. Yaitu, gangguan perilaku dan interaksi sosial akibat kelainan perkembangan saraf otak. Kondisi ini menyebabkan penderitanya sulit berkomunikasi, berhubungan sosial, dan belajar.


4. Akibatkan kerugian Rp77,4 miliar


Dalam persidangan, tim hukum Kurtaj menyatakan kesuksesan trailer GTA 6, yang mendapatkan 128 juta tayangan di YouTube dalam empat hari pertama, menunjukkan peretasan tersebut tidak merugikan Rockstar Games. Namun, hakim mencatat tindakan Kurtaj, termasuk kejahatan dunia maya sebelumnya dengan Lapsus$, merugikan orang dan perusahaan.

Menurut laporan BBC, Rockstar Games menyatakan peretasan GTA 6 menyebabkan kerugian sebesar USD5 juta atau sekitar Rp77,4 miliar serta ribuan jam kerja karyawan.
(msf)
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.0908 seconds (0.1#10.140)