Gawat! 75 Juta Pengguna Google Mengunduh Aplikasi Jahat dari Chrome Web Store

Minggu, 04 Juni 2023 - 16:48 WIB
loading...
Gawat! 75 Juta Pengguna...
Ilustrasi Google. Foto: Istimewa
A A A
JAKARTA - Google telah menghapus lebih dari 32 Chrome Web Store yang berisi aplikasi jahat yang dapat mengubah hasil pencarian, dan mendorong spam atau iklan yang tidak diinginkan.

Yang mengerikan, aplikasi jahat ini telah diundah oleh lebih dari 75 juta pengguna yang menyebabkan kerusakan.

Dilansir dari Bleeping Computer, aplikasi ini menampilkan fungsionalitas yang sah untuk menjaga pengguna tidak menyadari perilaku jahat yang datang dalam kode yang dikalahkan untuk mengirimkan muatan.

Baca juga: 240 Aplikasi Jahat Dihapus Google, Ternyata Banyak Diunduh Orang Indonesia

Peneliti cybersecurity Wladimir Palant menganalisis aplikasi kotak alat PDF sebanyak 2 juta unduhan yang tersedia dari Chrome Web Store dan menemukan bahwa itu termasuk kode yang disamarkan sebagai pembungkus API.

"Yang mengejutkan, kode tersebut masuk dalam pencarian populer yang banyak diunduh masyarakat," katanya, dikutip Minggu (4/6/2023).

Potensi penyalahgunaan berkisar dari memasukkan iklan ke halaman web hingga mencuri informasi sensitif. Namun, Palant tidak mengamati aktivitas jahat apa pun, sehingga tujuan kode tetap tidak jelas.

Baca juga: Google Delete 38 Aplikasi Jahat di Play Store, Buruan Hapus dari Ponsel Anda

Peneliti juga memperhatikan, bahwa kode diatur untuk mengaktifkan 24 jam, setelah memasang ekstensi, perilaku yang biasanya terkait dengan niat jahat.

Belum lama ini, Palant menerbitkan postingan tindak lanjut kasus ini dan telah menemukan kode mencurigakan yang sama dalam 18 ekstensi krom lainnya, dengan jumlah pengunduhan total 55 juta.

Beberapa contoh aplikasi jahat itu meliputi:

Autoskip untuk YouTube - 9 juta pengguna aktif
SoundBoost - 6,9 juta pengguna aktif
Blok Iklan Kristal - 6,8 juta pengguna aktif
VPN cepat - 5,6 juta pengguna aktif
Helper Clipboard - 3,5 juta pengguna aktif
Maxi Refresher - 3,5 juta pengguna aktif
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Google Luncurkan Fitbit...
Google Luncurkan Fitbit Air, Gelang Pintar Rp1,7 Juta yang Tidak Memiliki Layar
Amazon dan Google Didesak...
Amazon dan Google Didesak Dampak Ungkap Lingkungan Terkait Pusat Data
Buku Saku Digital Well-being...
Buku Saku Digital Well-being Jadi Panduan Orang Tua Awasi Aktivitas Digital Anak
Waymo Ojai, Robotaxi...
Waymo Ojai, Robotaxi Baru Google yang Dikembangkan Bersama Zeekr
Dorong Literasi AI,...
Dorong Literasi AI, Google Indonesia Lantik 2.000 Student Ambassadors
Rekomendasi
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
Hydroplus Soccer League...
Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 Digelar di Kudus, 16 Tim Putri Berebut Gelar Musim Perdana
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Infografis
Dari 1 Juta, 44% Pengungsi...
Dari 1 Juta, 44% Pengungsi Ukraina Ingin Berada di Jerman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved