Twitter Matikan Layanan SMS Notifikasi
Selasa, 28 April 2020 - 22:11 WIB
loading...
Logo Twitter. FOTO/ Ist
A
A
A
JAKARTA - Twitter menonaktifkan kemampuan untuk menerima pesan SMS berisi teks terkait tweet baru. Fitur ini dinonaktifkan di seluruh negara, kecuali sejumlah negara yang masih bergantung pada fitur ini.
Keputusan Twitter ini mungkin bukan hal besar untuk sebagian besar pengguna Twitter yang mengakses layanan via aplikasi atau situs.
Namun, terdapat sejumlah keluhan dari sejumlah pengguna yang masih menggunakan SMS untuk membaca tweet.
Salah satu pengguna yang menyuarakan keluhannya yaitu bisnis bernama DansDeals. Bisnis ini mengaku mengandalkan fitur ini untuk memperingatkan pembaca terkait produk yang dipasarkannya.
Dilansir dari The Verge, Selasa (28/4/2020), perubahan ini sebagian besar menandai berakhirnya era Twitter. Sebab, saat layanan ini diluncurkan, Twitter dibangun dengan sangat mempertimbangkan SMS.
Batas karakter sebanyak 140 karakter yang disuguhkan Twitter di awal kemunculannya merupakan hasil penyesuaian dengan jumlah karakter SMS.
Dengan demikian, pengguna akan dapat mengirim dan menerima tweet baru secara keseluruhan melalui SMS. Sayangnya, SMS tidak lagi menjadi cara utama untuk menggunakan Twitter sejak beberapa tahun lalu, sejak semakin banyak pengguna memanfaatkan smartphone dan dapat menggunakan aplikasi mobile.
Keputusan Twitter ini mungkin bukan hal besar untuk sebagian besar pengguna Twitter yang mengakses layanan via aplikasi atau situs.
Namun, terdapat sejumlah keluhan dari sejumlah pengguna yang masih menggunakan SMS untuk membaca tweet.
Salah satu pengguna yang menyuarakan keluhannya yaitu bisnis bernama DansDeals. Bisnis ini mengaku mengandalkan fitur ini untuk memperingatkan pembaca terkait produk yang dipasarkannya.
Dilansir dari The Verge, Selasa (28/4/2020), perubahan ini sebagian besar menandai berakhirnya era Twitter. Sebab, saat layanan ini diluncurkan, Twitter dibangun dengan sangat mempertimbangkan SMS.
Batas karakter sebanyak 140 karakter yang disuguhkan Twitter di awal kemunculannya merupakan hasil penyesuaian dengan jumlah karakter SMS.
Dengan demikian, pengguna akan dapat mengirim dan menerima tweet baru secara keseluruhan melalui SMS. Sayangnya, SMS tidak lagi menjadi cara utama untuk menggunakan Twitter sejak beberapa tahun lalu, sejak semakin banyak pengguna memanfaatkan smartphone dan dapat menggunakan aplikasi mobile.
Lihat Juga :