Bom Termobarik Rusia, Benarkah Bisa Membuat Tubuh Manusia Menguap?

Selasa, 11 Oktober 2022 - 17:43 WIB
Senjata termobarik dapat digunakan dalam misil atau bom, dan diisi dengan bahan bakar aerosol dan bubuk logam beracun. Ketika meledak, bahan bakar eksplosif menyebar dengan cepat, menciptakan awan besar bahan bakar yang kemudian menyala saat bersentuhan dengan oksigen di sekitarnya.

Karena mampu membakar semua oksigen di sekitarnya, jika senjata termobarik diarahkan ke sebuah bangunan, maka tekanan itu dapat membunuh siapa pun yang berlindung di dalamnya dengan menyedot udara dari paru-paru penghuninya. Senjata semacam itu sangat efektif menyebabkan kehancuran di perkotaan dan dapat menembus bunker atau stasiun metro bawah tanah.

Versi peluncuran udara yang sangat besar dirancang untuk menghancurkan gua dan kompleks terowongan. Gelombang ledakan dapat bertahan lebih lama secara signifikan daripada bahan peledak konvensional dan dianggap bisa menguapkan tubuh manusia.

Baca juga; Bom Termobarik Rusia, Senjata Mengerikan yang Ditentang Penggunaannya

“Ledakan itu menyebabkan dua hal: panas yang sangat besar, hingga 2.700 derajat Celcius serta periode tekanan berlebih yang relatif tinggi. Tekanan atau gelombang ledakan yang dihasilkan tidak setinggi ledakan tinggi (HE) konvensional, tetapi bertahan lebih lama, menciptakan efek yang lebih merusak,” kata analis riset Royal United Services Institute Sam Cranny-Evans dikutip SINDOnews dari laman armytechnology, Selasa (11/10/2022).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!