Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:40 WIB
loading...
Lini TV premium LG 2026 hadir membawa revolusi kecerdasan buatan yang sangat personal, mulai kontrol suara berbahasa Indonesia hingga jaminan pembaruan sistem 5 tahun penuh. Foto: LGEIN
A
A
A
JAKARTA - Pertengahan 2026. LG Indonesia menggebrak. Jajaran TV premium terbaru resmi meluncur. Bintang utamanya: OLED evo AI.
Fokusnya jelas. Kecerdasan buatan (AI) yang lebih personal. Dan tentu, kualitas gambar di atas rata-rata industri.
Secara data dan tren pasar, kompetisi TV premium kini bukan sekadar pamer ukuran raksasa. Konsumen menuntut TV pintar yang benar-benar cerdas, sekaligus terjamin keamanan datanya. LG merespons itu lewat LG Shield.
Ada tujuh lapis perlindungan digital. Bergerak serentak. Mulai dari kriptografi, transmisi data terenkripsi, hingga pembaruan otomatis. "Keseluruhannya memastikan perlindungan privasi terjaga rapi di era TV yang kian terhubung," ujar Ha Sang-chul, Presiden LG Electronics Indonesia.
Lalu ada inovasi yang paling terasa lokal: AI Voice Command. TV LG kini bisa diperintah pakai bahasa Indonesia. Tidak kaku. Ia paham logat dan aksen daerah.
Ada fitur AI Voice ID with My Page. TV bisa mengenali siapa yang sedang bicara, lalu otomatis menyesuaikan profil dan antarmuka sesuai penggunanya. Ini hasil riset R&D LG yang melibatkan langsung talenta dari Indonesia.
Kabar baiknya, fitur suara cerdas ini juga diturunkan lewat AI Magic Remote untuk TV LG kelas menengah tahun ini.
Lebih dari itu, pembeli TV pintar LG 2026 mendapat webOS Re:New Program. Antarmuka dan fitur TV akan diperbarui terus selama lima tahun. Bebas usang. Serasa punya TV baru tiap tahun tanpa harus beli perangkat baru.
Fokusnya jelas. Kecerdasan buatan (AI) yang lebih personal. Dan tentu, kualitas gambar di atas rata-rata industri.
Secara data dan tren pasar, kompetisi TV premium kini bukan sekadar pamer ukuran raksasa. Konsumen menuntut TV pintar yang benar-benar cerdas, sekaligus terjamin keamanan datanya. LG merespons itu lewat LG Shield.
Ada tujuh lapis perlindungan digital. Bergerak serentak. Mulai dari kriptografi, transmisi data terenkripsi, hingga pembaruan otomatis. "Keseluruhannya memastikan perlindungan privasi terjaga rapi di era TV yang kian terhubung," ujar Ha Sang-chul, Presiden LG Electronics Indonesia.
Lalu ada inovasi yang paling terasa lokal: AI Voice Command. TV LG kini bisa diperintah pakai bahasa Indonesia. Tidak kaku. Ia paham logat dan aksen daerah.
Ada fitur AI Voice ID with My Page. TV bisa mengenali siapa yang sedang bicara, lalu otomatis menyesuaikan profil dan antarmuka sesuai penggunanya. Ini hasil riset R&D LG yang melibatkan langsung talenta dari Indonesia.
Kabar baiknya, fitur suara cerdas ini juga diturunkan lewat AI Magic Remote untuk TV LG kelas menengah tahun ini.
Lebih dari itu, pembeli TV pintar LG 2026 mendapat webOS Re:New Program. Antarmuka dan fitur TV akan diperbarui terus selama lima tahun. Bebas usang. Serasa punya TV baru tiap tahun tanpa harus beli perangkat baru.
Lihat Juga :