Laboratorium Bahan Peledak Terbesar di Dunia Beroperasi di Texas

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:18 WIB
loading...
Laboratorium Bahan Peledak...
Laboratorium Bahan Peledak Terbesar di Dunia Beroperasi di Texas. Foto/ Daily
A A A
TEXAS - Universitas Texas A&M (AS) akan segera membuka Fasilitas Uji Bahan Peledak Penelitian (DRTF).

Ini adalah laboratorium bahan peledak terbesardi dunia, yang digunakan untuk menciptakan dan mengukur ledakan terkontrol dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. DRTF terletak di kampus RELLIS universitas tersebut di dekat Bryan, Texas.

Tabung peledakan DRTF memiliki diameter hampir 1,8 meter dan panjang 152,4 meter. Di sinilah para peneliti meledakkan bahan peledak dan memantau ledakan terkontrol menggunakan peralatan presisi. Cangkang logam luar tabung terdiri dari beberapa dinding baja dengan ketebalan sekitar 2 cm dan ditutupi dengan tanah untuk mengurangi kebisingan. Sensor yang dipasang di sepanjang tabung dapat mengumpulkan data tentang tekanan, kecepatan gelombang kejut, dan pembakaran dengan resolusi mikrodetik saat ledakan menyebar.

Dengan meledakkan campuran kimia dalam kondisi terkontrol, DRTF memungkinkan para peneliti untuk menganalisis ledakan dahsyat yang mampu meratakan seluruh bangunan. Gelombang kejut yang terbentuk di dalam pipa dapat mencapai kecepatan Mach 5 (6.115 km/jam) dalam waktu kurang dari 5 detik.

Untuk mempelajari ledakan tersebut, para peneliti mengalirkan arus listrik melalui kawat dalam campuran gas metana dan udara.

Ketika dipicu, ledakan dahsyat merambat melalui pipa, menciptakan gelombang kejut yang bergerak sangat cepat. Energi besar ini diserap dan dikendalikan oleh sistem kompleks yang berisi peredam suara sepanjang 90 meter.

"Ketika kita mengaktifkan proses pembakaran, gelombang kejut merambat melalui pipa ke peredam suara, mengurangi kebisingan dari sekitar 220 desibel menjadi 120 desibel, sehingga membatasi dampak pada ekosistem," jelas Scott Jackson, direktur teknis DRTF.

Setiap eksperimen di DRTF menyediakan sejumlah besar data beresolusi tinggi, memungkinkan para ahli untuk menganalisis karakteristik energi ekstrem secara real-time.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Rekomendasi
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, FIFA Diminta Bayar Kompensasi Rp1,6 Miliar
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved