Bom Termobarik Rusia, Benarkah Bisa Membuat Tubuh Manusia Menguap?
Selasa, 11 Oktober 2022 - 17:43 WIB
Bom termobarik biasanya diluncurkan dari kendaraan pengangkut roket ganda TOS-1 atau TOS-1A. Peluncur roket TOS-1 dipasang pada sasis tank T-72 Rusia yang mampu menjangkau target pada jarak 500 hingga 3.500 meter. Foto/wikipedia
LONDON - Senjata atau bom termobarik milik Rusia dikenal sebagai bom aerosol diisi dengan bahan peledak bertekanan tinggi bersuhu tinggi. Bom termobarik merupakan amunisi dua tahap 220 mm yang biasa disebut Buratino.
Bom termobarik biasanya diluncurkan dari kendaraan pengangkut roket ganda TOS-1 atau TOS-1A. Peluncur roket TOS-1 dipasang pada sasis tank T-72 Rusia yang mampu menjangkau target pada jarak 500 hingga 3.500 meter.
TOS-1 merupakan peluncur roket ganda senjata termobarik yang memiliki 24-barel untuk menembakkan 24 rudal pada interval 15 detik. Versi terbaru TOC-1A, yang diproduksi dari tahun 2003, memiliki 30 peluncur roket.
Baca juga; Begini Keganasan Serangan Bom Termobarik TOS-1A Rusia, Dampak Kerusakannya Bikin Ngeri
Bom termobarik biasanya diluncurkan dari kendaraan pengangkut roket ganda TOS-1 atau TOS-1A. Peluncur roket TOS-1 dipasang pada sasis tank T-72 Rusia yang mampu menjangkau target pada jarak 500 hingga 3.500 meter.
TOS-1 merupakan peluncur roket ganda senjata termobarik yang memiliki 24-barel untuk menembakkan 24 rudal pada interval 15 detik. Versi terbaru TOC-1A, yang diproduksi dari tahun 2003, memiliki 30 peluncur roket.
Baca juga; Begini Keganasan Serangan Bom Termobarik TOS-1A Rusia, Dampak Kerusakannya Bikin Ngeri
Lihat Juga :