Mengapa BJ Habibie Dijuluki Mr Crack? Ini Penjelasannya
Senin, 15 Agustus 2022 - 20:25 WIB
Awalnya niat produksi Pesawat Udara nasional digagas oleh pemerintah Indonesia dalam ajang Indonesian Air Show 1986 dan desainnya diperkenalkan pada tahun 1989 di Paris Air Show. Pesawat yang diberi nama N-250 Gatotkaca ini merupakan jenis pesawat baling-baling dengan rute penerbangan perintis berkapasitas 50-70 penumpang.
Baca juga; 4 Penemuan BJ Habibie yang Diakui Dunia, Nomor 3 Paling Ikonik
Proyek dilanjutkan dengan Uji terbang pertama pada tahun 1995 di Bandara Husein Sastranegara, Bandung. PT Dirgantara Indonesia kemudian melakukan uji coba penerbangan kedua dengan pesawat N250 Krincing Wesi 1 tahun kemudian. Pesawat ini memiliki spesifikasi penumpang lebih banyak dari Gatot Kaca.
Namun, tindak lanjut tersebut dibatalkan karena kondisi keuangan dalam negeri dari tahun 1998 hingga 1999 mengalami krisis moneter. Hal itu membuat impian Habibie menjual pesawat nasional harus pupus.
Baca juga; 4 Penemuan BJ Habibie yang Diakui Dunia, Nomor 3 Paling Ikonik
Proyek dilanjutkan dengan Uji terbang pertama pada tahun 1995 di Bandara Husein Sastranegara, Bandung. PT Dirgantara Indonesia kemudian melakukan uji coba penerbangan kedua dengan pesawat N250 Krincing Wesi 1 tahun kemudian. Pesawat ini memiliki spesifikasi penumpang lebih banyak dari Gatot Kaca.
Namun, tindak lanjut tersebut dibatalkan karena kondisi keuangan dalam negeri dari tahun 1998 hingga 1999 mengalami krisis moneter. Hal itu membuat impian Habibie menjual pesawat nasional harus pupus.
(wib)