CEO Telegram Hapus Ratusan Pesan Berisi Hasutan
Selasa, 19 Januari 2021 - 22:02 WIB
ilustrasi logo Telegram. FOTO/ IST
JAKARTA - Pendiri Telegram, Pavel Durov, menyebut Telegram telah menghapus ratusan pesan berisi hasutan untuk melakukan kekerasan di AS. Hal ini dilakukan seiring meningkatnya ketegangan politik di Amerika Serikat.
BACA JUGA - Siap-Siap Terkejut! Ini Jawaban WHO Terkait Pasien Nol Covid-19
Penghapusan pesan berisi hasutan melakukan kekerasan itu sesuai dengan persyaratan layanan Telegram.
Dalam unggahan Telegram publiknya, Durov menekankan komitmen layanan untuk melarang pidato yang secara aktif memicu kekerasan.
BACA JUGA - Siap-Siap Terkejut! Ini Jawaban WHO Terkait Pasien Nol Covid-19
Penghapusan pesan berisi hasutan melakukan kekerasan itu sesuai dengan persyaratan layanan Telegram.
Dalam unggahan Telegram publiknya, Durov menekankan komitmen layanan untuk melarang pidato yang secara aktif memicu kekerasan.
Lihat Juga :