Boncos Rp155 Triliun, Jack Ma Bukan Lagi Terkaya di China
Senin, 04 Januari 2021 - 10:05 WIB
Pengawasan ketat pemerintah terhadap merger dan akuisisi dipercaya akan menimbulkan masalah di masa depan.
BACA JUGA: Sukses Xiaomi di 2020 Karena Mereka Dengarkan Keinginan Mi Fans Namun, Liu Cheng dari firma hukum King & Wood Mallesons di Beijing menyebut pengawasan negara sangat wajar dilakukan. ”Andai ada kesepakatan serupa di Amerika atau Eropa, misalnya saja besok Facebook bergabung dnegan Google, tentu negara harus bereaksi. Para perusahaan teknologi harus lebih memperhatikan kepatuhan,” beber Liu.
Kantor pusat Ant Group di Hangzhou, China.
Terlepas dari itu semua, banyak taipan internet baru lahir di China. Tepatnya, ada 21 taipan yang dilacak indeks Bloomberg memperoleh USD187 miliar pada 2020.
Menurut Liu Cheng, China kedepannya terus meningkatkan upaya antitrust dan mencegah ekspansi modal ke luar China dalam jumlah besar. Industri teknologi yang lebih diatur diharapkan bisa membantu mendorong konsumsi domestik dan menumbuhkan ekonomi pasca Covid-19 sementara seluruh dunia berjuang untuk mengatasi pandemi.
”Kami melihat langkah regulasi terbaru sebagai upaya berkelanjutan di jalur reformasi regulasi China. Agar keadilan pasar yang lebih baik tercapai, juga mendorong perkembangan yang sehat dari seluruh ekonomi,” ujar Liu Cheng.
BACA JUGA: Sukses Xiaomi di 2020 Karena Mereka Dengarkan Keinginan Mi Fans Namun, Liu Cheng dari firma hukum King & Wood Mallesons di Beijing menyebut pengawasan negara sangat wajar dilakukan. ”Andai ada kesepakatan serupa di Amerika atau Eropa, misalnya saja besok Facebook bergabung dnegan Google, tentu negara harus bereaksi. Para perusahaan teknologi harus lebih memperhatikan kepatuhan,” beber Liu.
Kantor pusat Ant Group di Hangzhou, China.
Terlepas dari itu semua, banyak taipan internet baru lahir di China. Tepatnya, ada 21 taipan yang dilacak indeks Bloomberg memperoleh USD187 miliar pada 2020.
Menurut Liu Cheng, China kedepannya terus meningkatkan upaya antitrust dan mencegah ekspansi modal ke luar China dalam jumlah besar. Industri teknologi yang lebih diatur diharapkan bisa membantu mendorong konsumsi domestik dan menumbuhkan ekonomi pasca Covid-19 sementara seluruh dunia berjuang untuk mengatasi pandemi.
”Kami melihat langkah regulasi terbaru sebagai upaya berkelanjutan di jalur reformasi regulasi China. Agar keadilan pasar yang lebih baik tercapai, juga mendorong perkembangan yang sehat dari seluruh ekonomi,” ujar Liu Cheng.
(dan)
Lihat Juga :