Dari CEO Terkaya di Dunia, Jack Ma Pendiri Alibaba Kini Jadi Dosen di Jepang
Rabu, 03 Mei 2023 - 09:38 WIB
loading...
Jack Ma kini sibuk jadi dosen di Universitas Tokyo karena memang sangat suka mengajar. Foto: AP
A
A
A
CHINA - Jack Ma sempat menghilang dari publik pada 2020. Sejak itu, ia seperti lenyap dari sorotan media. Terbaru, pendiri Alibaba itu muncul lagi dengan profesi anyar: menjadi dosen tamu di sebuah universitas di Jepang.
Jack Ma ternyata telah bergabung dengan Tokyo College , yang dijalankan oleh University of Tokyo . Ma akan melakukan penelitian dan pengajaran tentang pertanian berkelanjutan dan produksi pangan.
Ini adalah peran publik pertama yang dia ambil sejak menghilang dari sorotan pada tahun 2020. Maksudnya, sejak 2020 itu Ma yang sudah tidak aktif lagi di Alibaba memang tidak memegang jabatan apapun. Ma bersembunyi selama dua tahun setelah dia membuat marah regulator di China.
Dalam peran barunya itu, Ma, yang pernah menjadi orang terkaya di China, diharapkan bisa melakukan penelitian tentang pertanian berkelanjutan dan produksi pangan, kata Tokyo College dalam pengumuman Senin kemarin.
Keterangan resmi Tokyo College juga menyebut bahwa Ma akan “berbagi pengalamannya yang kaya dan pengetahuan perintis tentang kewirausahaan, manajemen perusahaan, dan inovasi” dalam seminar di perguruan tinggi tersebut.
Masa jabatan Ma sebagai profesor tamu dimulai pada 1 Mei. Ini menandai kembalinya pria berusia 58 tahun itu untuk mengajar setelah pensiun dari Alibaba pada September 2019. Ma adalah seorang guru bahasa Inggris selama beberapa tahun sebelum dia menjadi salah satu pendiri Alibaba.
Ma sempat menyebut pada Mei 2019 bahwa dia akan kembali mengajar setelah pensiun dari Alibaba. Saat itu, dia mengaku ingin kembali ke cita-cita awalnya sebagai pengajar. Ia sangat mencintai profesi tersebut. Ia memang pernah jadi guru bahasa Inggris.
Jack Ma ternyata telah bergabung dengan Tokyo College , yang dijalankan oleh University of Tokyo . Ma akan melakukan penelitian dan pengajaran tentang pertanian berkelanjutan dan produksi pangan.
Ini adalah peran publik pertama yang dia ambil sejak menghilang dari sorotan pada tahun 2020. Maksudnya, sejak 2020 itu Ma yang sudah tidak aktif lagi di Alibaba memang tidak memegang jabatan apapun. Ma bersembunyi selama dua tahun setelah dia membuat marah regulator di China.
Dalam peran barunya itu, Ma, yang pernah menjadi orang terkaya di China, diharapkan bisa melakukan penelitian tentang pertanian berkelanjutan dan produksi pangan, kata Tokyo College dalam pengumuman Senin kemarin.
Keterangan resmi Tokyo College juga menyebut bahwa Ma akan “berbagi pengalamannya yang kaya dan pengetahuan perintis tentang kewirausahaan, manajemen perusahaan, dan inovasi” dalam seminar di perguruan tinggi tersebut.
Masa jabatan Ma sebagai profesor tamu dimulai pada 1 Mei. Ini menandai kembalinya pria berusia 58 tahun itu untuk mengajar setelah pensiun dari Alibaba pada September 2019. Ma adalah seorang guru bahasa Inggris selama beberapa tahun sebelum dia menjadi salah satu pendiri Alibaba.
Ma sempat menyebut pada Mei 2019 bahwa dia akan kembali mengajar setelah pensiun dari Alibaba. Saat itu, dia mengaku ingin kembali ke cita-cita awalnya sebagai pengajar. Ia sangat mencintai profesi tersebut. Ia memang pernah jadi guru bahasa Inggris.
Lihat Juga :