Perbandingan Rudal Jelajah Tomahawk, Kalibr, dan Brahmos
Senin, 08 Mei 2023 - 17:42 WIB
Rudal Tomahwak memiliki panjang 5,56 meter, diameter 51,8 cm dan lebar sayap 2,67 meter. Rudal seberat 1.315 kg ini membawa hulu ledak nuklir atau konvensional.
Rudal Tomahawk ditenagai oleh mesin turbo-fan jelajah Williams International F415 dan motor roket ARC MK 135. Propulsi ini rudal Tomahwak mampu memberikan kecepatan subsonik 880 km per jam.
Baca juga; Raytheon Bikin 111 Rudal Tomahawk Terbaru, Dilengkapi GPS dan Sistem Pemandu Medan
Dengan modifikasi Blok V, Tomahawk memiliki kemampuan yang meningkat, mengintegrasikan sistem pencari baru sehingga mampu mencapai target lebih dari 1000 mil (sekitar 1.600 Km). Rudal Tomahawk dipandu dengan sistem navigasi inersia dan dapat diprogram ulang selama penerbangan untuk mengubah target.
Kalibr merupakan rudal jelajah serangan darat yang ditembakkan dari kapal laut Rusia yang mampu membawa hulu ledak nuklir konvensional seberat 450 kg. Rudal jelajah Kalibr diluncurkan dari fregat kelas Gepard Rusia dan korvet kelas Buyan-M, mampu menempuh jarak 1.500 km untuk mencapai target.
Tidak banyak data tentang rudal jelajah Kalibr, sehingga ada yang menyebutkan memiliki jangkauan maksimal sekitar 1.500 – 2.500 km dan ada yang bisa diluncurkan dari kapal selam. Rudal Kalibr dipandu dengan GPS dan pencari radar aktif sehingga mampu terbang 19,5 meter di atas laut dan 50 meter di atas tanah dengan kecepatan hingga 965 km per jam.
Rudal jelajah Kalibr mungkin tidak memiliki beberapa kemampuan link data interaktif sehingga tidak mampu mengubah target selama penerbangan seperti Tomahawk. Faktor ini mungkin membuat biaya produksi rudal jelajah Kalibr lebih murah untuk diproduksi secara massal.
Rudal Tomahawk ditenagai oleh mesin turbo-fan jelajah Williams International F415 dan motor roket ARC MK 135. Propulsi ini rudal Tomahwak mampu memberikan kecepatan subsonik 880 km per jam.
Baca juga; Raytheon Bikin 111 Rudal Tomahawk Terbaru, Dilengkapi GPS dan Sistem Pemandu Medan
Dengan modifikasi Blok V, Tomahawk memiliki kemampuan yang meningkat, mengintegrasikan sistem pencari baru sehingga mampu mencapai target lebih dari 1000 mil (sekitar 1.600 Km). Rudal Tomahawk dipandu dengan sistem navigasi inersia dan dapat diprogram ulang selama penerbangan untuk mengubah target.
Kalibr
Kalibr merupakan rudal jelajah serangan darat yang ditembakkan dari kapal laut Rusia yang mampu membawa hulu ledak nuklir konvensional seberat 450 kg. Rudal jelajah Kalibr diluncurkan dari fregat kelas Gepard Rusia dan korvet kelas Buyan-M, mampu menempuh jarak 1.500 km untuk mencapai target.
Tidak banyak data tentang rudal jelajah Kalibr, sehingga ada yang menyebutkan memiliki jangkauan maksimal sekitar 1.500 – 2.500 km dan ada yang bisa diluncurkan dari kapal selam. Rudal Kalibr dipandu dengan GPS dan pencari radar aktif sehingga mampu terbang 19,5 meter di atas laut dan 50 meter di atas tanah dengan kecepatan hingga 965 km per jam.
Rudal jelajah Kalibr mungkin tidak memiliki beberapa kemampuan link data interaktif sehingga tidak mampu mengubah target selama penerbangan seperti Tomahawk. Faktor ini mungkin membuat biaya produksi rudal jelajah Kalibr lebih murah untuk diproduksi secara massal.
Lihat Juga :