Rudal DF-61 Buatan China Siap Merobek Langit

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:23 WIB
loading...
Rudal DF-61 Buatan China...
Rudal Buatan China Siap Merobek Langit. FOTO/VIET
A A A
BEIJING - Para ahli militer menilai bahwa rudal balistik DF-61 China memiliki kekuatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan jangkauan yang cukup untuk mencapai sebagian besar target utama di seluruh dunia.



Selama parade Hari Kemenangan yang memperingati ulang tahun ke-80 kemenangan negara itu di Beijing, Tiongkok menarik perhatianduniadengan secara terbuka memamerkan triad nuklir strategisnya untuk pertama kalinya.

Inti dari semua ini adalah rudal balistik antarbenua (ICBM) berbasis darat DF-61, yang dianggap sebagai rudal balistik antarbenua tercanggih yang dikembangkan oleh China sejak DF-41 – rudal yang saat ini digunakan.

Peluncuran DF-61 menunjukkan bahwa China telah menyempurnakan generasi baru senjata nuklir, menggantikan dan melengkapi kemampuan pendahulunya seperti DF-41.

Meskipun militer Tiongkok merahasiakan spesifikasi teknis terperinci, pengamatmiliterBarat menilai DF-61 sebagai sistem senjata dengan daya hancur yang belum pernah terjadi sebelumnya. Rudal ini dirancang dengan perkiraan jangkauan 12.000-15.000 km, cukup untuk mencapai sebagian besar target utama di seluruh dunia.

Yang membuat senjata ini begitu menakutkan adalah kecepatannya selama fase masuk kembali ke atmosfer. Laporan memperkirakan bahwa DF-61 dapat mencapai kecepatan hipersonik Mach 20 – 20 kali kecepatan suara.

Pada kecepatan ini, waktu peringatan dan reaksi musuh diukur dalam hitungan menit, sehingga sistem pertahanan rudal tercanggih sekalipun yang saat ini digunakan menjadi hampir tidak berguna melawan kekuatan DF-61.

Selain itu, rudal ini menggunakan sistem peluncuran bergerak pada kendaraan, sehingga memberikan mobilitas tinggi, kemudahan penyembunyian, dan tingkat kelangsungan hidup yang tinggi jika terkena serangan pendahuluan.

Dengan integrasi teknologi kendaraan masuk kembali yang dapat ditargetkan secara independen (MIRV), DF-61 dapat membawa beberapa hulu ledak nuklir secara bersamaan untuk menghancurkan target yang berbeda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Rekomendasi
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Kontroversi Jeda Hidrasi...
Kontroversi Jeda Hidrasi di Piala Dunia 2026, Klopp Punya Pendapat Sendiri
10 Rahasia Puasa Asyura...
10 Rahasia Puasa Asyura yang Jarang Diketahui, Nomor 1 Sangat Istimewa
Berita Terkini
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved