HP Berencana Pecat 6.000 Karyawan

Minggu, 27 November 2022 - 10:24 WIB
loading...
HP Berencana Pecat 6.000...
Pemecatan massal kerap terjadi belakangan ini, tak terkecuali oleh HP Inc. FOTO/ IST
A A A
WASHINGTON - Setelah Twitter dan Facebook , HP I nc. produsen laptop asal Amerika Serikat itu berencana memangkas setidaknya 12% dari jumlah karyawan atau sekita 6.000 orang.

BACA JUGA - Laptop Convertible Touchscreen, Laptop Terbaik untuk Mobilitas Tinggi

Seperti dilansir dari TechSpot, Jumat (25/11/2022), Hp Inc. akan melakukan pemecatan tersebut secara berkala hingga tahun fiskal 2025. Ini merupakan buntut dari permintaan laptop dan PC yang berkurang drastis.

Untuk diketahui, pada tahun ini pendapatan bersih perusahaan dilaporkan turun 0,8% menjadi $63 miliar dibandingkan tahun 2021. Selain itu penjualan notebook juga turun 23% menjadi USD6,4 miliar atau setara dengan Rp 100 triliun.

Pendapatan fiskal kuartal keempat Hp. Inc pun dikabarkan jatuh ke angka 11% menjadi USD14,8 miliar atau sekitar Rp 232 triliun. Dan mirisnya lagi, laba juga ikut anjlok ebesar 85 sen per saham, mengalahkan perkiraan analis.

HP. Inc memperkirakan laba yang lebih rendah dari perkiraan untuk kuartal fiskal pertama, berdasarkan prediksi penurunan penjualan komputer sebesar 10%.

Diperkirakan biaya tenaga kerja dan non-tenaga kerja yang terkait dengan restrukturisasi dan biaya lainnya akan menelan biaya sekitar satu miliar dolar selama tiga tahun ke depan.

Perusahaan berharap untuk mengurangi 61.000 tenaga kerjanya dengan 4.000 atau 6.000 orang sebelum akhir tahun 2025. Mereka menyebut bahwa ini adalah keputusan terberat yang harus diambil karena melibatkan banyak sekali orang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SUSECON 2026, SUSE Perkuat...
SUSECON 2026, SUSE Perkuat Penawaran Open Source dan Inovasi Produk Berbasis Agen
ShortPro Segera Meluncurkan...
ShortPro Segera Meluncurkan Produk AI Unggulan AI X
datalabs.id Raih 2026...
datalabs.id Raih 2026 Google Cloud Partner of the Year Award for Country: APAC-Indonesia
CEO OpenAI Tuduh Banyak...
CEO OpenAI Tuduh Banyak Perusahaan Gunakan AI sebagai Alasan untuk PHK
Peluncuran Logo Baru...
Peluncuran Logo Baru DTI: Simbol Evolusi dan Optimalisasi Layanan
PT Comtelindo dan Glavkosmos...
PT Comtelindo dan Glavkosmos Kerja Sama Strategis, Perluas Kolaborasi Global
Antisipasi Badai PHK...
Antisipasi Badai PHK Massal, Legislator PDIP Desak Pembinaan Keterampilan bagi Buruh Terdampak
Hadirkan Teknologi Smart...
Hadirkan Teknologi Smart Ecosystem Compactplus, Produksi Lokal Berstandar Internasional
Purbaya dan Said Iqbal...
Purbaya dan Said Iqbal Mau Makan Siang Bareng Besok, Ada Apa?
Rekomendasi
Polisi Temukan Uang...
Polisi Temukan Uang Fantastis Dolar AS dan Singapura dalam Brankas Saat Geledah Kafe di Cipete
Ini 12 Lokasi Digeledah...
Ini 12 Lokasi Digeledah Polisi Terkait Kasus Korupsi Batu Bara hingga Asabri
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Berita Terkini
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
Meta Blokir Fungsi Kamera...
Meta Blokir Fungsi Kamera Kacamata Pintar Jika Lampu Privasi Terhalang
DeepSeek Siap Kembangkan...
DeepSeek Siap Kembangkan Chip AI Sendiri, Ini Bocorannya
Awas Kaget! Segini Bedanya...
Awas Kaget! Segini Bedanya Harga HP Spek Setara 3 Tahun Lalu vs Sekarang
Bandar Antariksa di...
Bandar Antariksa di Biak: Kenapa Papua Jadi Pilihan BRIN untuk Peluncuran Satelit?
Infografis
PDIP Pecat Jokowi, Gibran,...
PDIP Pecat Jokowi, Gibran, dan Bobby Nasution dari Partai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved