Hambat Laju Teknologi, Presiden Biden Larang Ekspor Alat Pembuat Chip ke China

Rabu, 14 September 2022 - 21:41 WIB
loading...
Hambat Laju Teknologi,...
Amerika terus berupaya menghambat kemajuan teknologi di China. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Presiden Amerika Joe Biden dikabarkan sedang mempersiapkan aturan baru yang melarang ekspor perangkat pembuat chip canggih ke China. Ini karena China sudah mulai memproduksi chip semikonduktor sub-14nm sendiri.

Melansir TechSpot, Rabu (14/9), Washington akan memberi batasan lebih keras terhadap industri pembuatan chip di China. Departemen Perdagangan AS sudah mengirimi surat secara masif ke banyak perusahaan China.

“Kami tidak akan membiarkan Anda mengeksploitasi teknologi komputer kami yang unggul dan pengetahuan kami untuk keuntungan Anda sendiri," bunyi surat yang dikirim oleh Departemen Perdagangan AS.

Surat peringatan tersebut juga dikirim ke KLA Corp, Lam Research Corp, dan Applied Materials Inc.

Departemen Perdagangan AS memerintahkan ketiga perusahaan tersebut untuk menghentikan ekspor mesin dan peralatan pembuat chip ke China.

Dengan begitu, kini hanya penjual yang memperoleh izin ekspor yang layak dari Washington yang bisa tetap berbisnis dengan Beijing. Untuk diketahui, larangan baru ini menambah daftar embargo yang diberikan AS kepada China.

Sebelumnya, Pemerintah AS juga melarang Nvidia dan AMD untuk menjual akselerator AI dan GPU berperforma tinggi ke China.

Biden memang berencana untuk "menghambat" kemajuan teknologi di China. Yakni, membatasi kemampuan China untuk membuat teknologi komputasi canggih tanpa bantuan eksternal.

Meski, upaya ini akan sia-sia karena raksasa semikonduktor Asia SMIC telah mampu memproduksi chip dengan proses manufaktur 7nm.



Saat ini chip memang menjadi “mata uang” baru, karena digunakan oleh hampir semua perangkat elektronik. Karena itu, siapa yang menguasai chip akan memenangkan persaingan di industri teknologi.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perusahaan Sedang Sulit,...
Perusahaan Sedang Sulit, Mantan CEO Intel Ajak 100 Ribu Karyawan Doa dan Puasa
Samsung vs China: Persaingan...
Samsung vs China: Persaingan Sengit di Industri Semikonduktor
Samsung Mulai Kembangkan...
Samsung Mulai Kembangkan Chip 2 Nm untuk Galaxy S26
Revolusi iPhone 17 Pro,...
Revolusi iPhone 17 Pro, Bakal Pakai Chipset Terkecil di Dunia
Joe Biden Siap Mendatangani...
Joe Biden Siap Mendatangani Undang-undang Pelarangan TikTok
Selangkah Lagi, TikTok...
Selangkah Lagi, TikTok Resmi Dilarang di Amerika Serikat
Intel Umumkan Chip Khusus...
Intel Umumkan Chip Khusus untuk Mendukung Kinerja AI
MediaTek Hadirkan Chipset...
MediaTek Hadirkan Chipset Baru Dimensity 8300 Ditenagai AI Generatif
Serang Presiden AS Joe...
Serang Presiden AS Joe Biden, Partai Republik Gunakan Iklan dari Kecerdasan Buatan
Rekomendasi
Berkedok Pengobatan,...
Berkedok Pengobatan, Guru Silat Asal Wonogiri Cabuli 7 Muridnya
Raja Charles III Diminta...
Raja Charles III Diminta Turun Takhta dan Menyerahkan Mahkota ke Pangeran William
Streaming LaLiga Pekan...
Streaming LaLiga Pekan ke-30: Real Madrid & Barcelona Siap Beraksi
Berita Terkini
Buntut Tarif Impor Baru,...
Buntut Tarif Impor Baru, Elon Musk dan Mark Zuckerberg Cs Rugi Rp3,48 Kuadriliun dalam Sehari
2 jam yang lalu
Gempa Myanmar Hancurkan...
Gempa Myanmar Hancurkan Kota Purba di Mandalay
8 jam yang lalu
Batas Waktu Berakhir...
Batas Waktu Berakhir Besok! TikTok Belum Laku Terjual
10 jam yang lalu
Mulai DJI, DeepSeek,...
Mulai DJI, DeepSeek, hingga TikTok, Inilah Fantastic Four Taipan Teknologi China yang Mengukir Jejak Inovasi Global
14 jam yang lalu
Bos Epic Games Sebut...
Bos Epic Games Sebut Apple dan Google Lakukan Monopoli dan Berbisnis ala Mafia
14 jam yang lalu
Poco M7 Pro 5G Tawarkan...
Poco M7 Pro 5G Tawarkan Spek Gaming Ramah Kantong, Resmi Rilis 7 April 2025!
14 jam yang lalu
Infografis
Presiden Biden Ingkar...
Presiden Biden Ingkar Janji, Ampuni Putranya atas 2 Kasus Pidana
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved