Inggris Gunakan Smartwatch untuk Mengawasi Para Pelaku Kriminal

Minggu, 07 Agustus 2022 - 15:33 WIB
loading...
Inggris Gunakan Smartwatch...
Para migran kriminal nantinya diwajibkan memindai wajah mereka untuk absen selain itu juga mereka bakal dilacak keberadaannya sepanjang waktu. FOTO/ SINDOnews
A A A
LONDON - Pemerintah Inggris akan segera memanfaatkan smartwatch untuk memantau para migran yang tengah menjalani hukuman karena kejahatannya. Bukan smartwatch sembarangan, melainkan smartwatch yang bisa melakukan pemindai wajah.

Seperti dilansir dari Engadget, Minggu (7/8/2022), ini akan mulai dilakukan setelah musim gugur tahun 2022. Para migran kriminal nantinya diwajibkan memindai wajah mereka untuk absen selain itu juga mereka bakal dilacak keberadaannya sepanjang waktu.

BACA JUGA - Jam Tangan Misterius Kurt Cobain yang Tak Banyak Orang Tahu

Pemindaian wajah yang telah dilakukan bakal dibandingkan dengan foto-foto yang ada di database. Jika kemudian sistem tidak dapat memverifikasi identitas para kriminal tersebut, maka pemeriksaan manual secara langsung akan diterapkan.

Dikabarkan bahwa Inggris telah mengumpulkan data-data para migran kriminal untuk nanti kemudian disimpan di database. Data mencakup identitas seperti kebangsaan dan tanggal lahir. Semuanya disimpan hingga enam tahun di bawah Kementerian Kehakiman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Misteri Berusia 5.000...
Misteri Berusia 5.000 Tahun, Mengapa Jam Memiliki 60 Menit?
Smartwatch Rp12 Juta...
Smartwatch Rp12 Juta yang Bisa Menyelam 150 Meter: Huawei Watch Ultimate 2 Resmi Hadir
Jam Antarplanet untuk...
Jam Antarplanet untuk Mengukur Waktu di Alam Semesta Diciptakan
Meta Akan Meluncurkan...
Meta Akan Meluncurkan Smartwatch Malibu 2 Tahun Ini
DIlengkapi 170 Mode...
DIlengkapi 170 Mode Sport, Baterai Amazfit Active Max Sampai 25 Hari
Jam Saku Berlapis Emas...
Jam Saku Berlapis Emas Milik Pasangan Penumpang Titanic Terjual Rp38 Miliar Lebih
Disertasi Doktor Komunikasi...
Disertasi Doktor Komunikasi Ungkap Bahaya Ketergantungan pada AI Smartwatch
Smartwatch di Pergelangan...
Smartwatch di Pergelangan Bangsa: Membaca Indonesia Melalui Heidegger, Merleau-Ponty, dan Simondon
Bareskrim Dalami Laporan...
Bareskrim Dalami Laporan JK terhadap Rismon, Bukti Digital Dikumpulkan
Rekomendasi
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Bluray Cargo, Respons Nagita Slavina Jadi Sorotan
Berita Terkini
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved