Nomor HP Eki dan Vina Cirebon dalam Sudut Pandang Digital Forensik

Selasa, 04 Juni 2024 - 08:29 WIB
loading...
Nomor HP Eki dan Vina Cirebon dalam Sudut Pandang Digital Forensik
Digital Forensik. FOTO/ DAILY
A A A
CIREBON - Kasus pembunuhan Vina Cirebon 8 tahun silam hingga kini belum menemui titik terang. Minimnya barang bukti seperti sperma dan rekaman CCTV menyulitkan tim penyidik baru dari Polda Jawa Barat ungkap kasus ini.



Namun dalam kasus kejahatan, walaupun minim barang bukti digital forensik menjadi hal yang sangat penting untuk mengumpulkan bukti-bukti kejahatan siber , untuk kemudian digunakan dalam proses hukum.

Mobile forensic adalah salah satu cabang dari digital foresik yang dilakukan untuk menganalisis dan memperoleh bukti-bukti digital dari perangkat mobile.

Seperti yang kita tahu, kini semua orang memiliki perangkat mobile sendiri, baik ponsel, tablet, maupun komputer.

Tindak kejahatan siber atau cybercrime juga makin marak terjadi, dan dapat dilakukan melalui perangkat pribadi. Maka dari itu mobile forensic sangat dibutuhkan untuk mengungkap suatu kejahatan siber.

Proses mobile forensic didasarkan pada parameter tertentu, seperti jenis ponsel, sistem operasi, tingkat enkripsi, dan ketersediaan sandi. Dalam pelaksanaanya, mobile forensic meliputi beberapa metode dan proses, diantaranya:

Dalam metode manual, perangkat akan dijelajahi dan dipindai secara manual oleh ahli mobile forensic. Data yang ada dalam ponsel akan dilihat, diakses, dan diamati secara langsung.

Metode ini tergolong cepat karena bisa langsung dilakukan oleh ahli mobile forensic. Namun metode ini rentan terhadap kesalahan dan bias manusia. Selain itu, metode ini membutuhkan banyak waktu untuk mengumpulkan semua data yang diperlukan dari perangkat seluler.

Metode logis adalah cara cepat untuk mengekstrak data dari file pengguna secara langsung. Keuntungan dari metode ini adalah dapat dilihat dengan mudah pada tools forensik seluler. Ukuran data yang diekstraksi lebih kecil karena data tidak diperloleh dari memori flash. Namun kelemahan dai metode ini adalah tidak dapat memulihkan data atau item yang dihapus dari perangkat seluler.

Metode fisik dilakukan dengan mengakses memori flash ponsel dan mengekstrak data dari ruang tersebut. Dalam hal ini, memori flash diakses langsung untuk mengumpulkan data yang ada dan data yang dihapus juga akan diambil.

Metode ini terbukti sangat membantu dalam banyak kasus forensik. Ahli mobile forensic akan mengakses memori flash dengan tools tertentu untuk melewati patch keamanan perangkat seluler.

Metode File System megekstrak data dari tingkat sistem perangkat seluler yang bersangkutan. Dalam proses ini, informasi dan data yang terkait dengan aplikasi perangkat seluler juga diekstraksi.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 1.6230 seconds (0.1#10.140)
pixels