Bukti Terkuat Adanya Kehidupan di Luar Bumi Ditemukan
Kamis, 17 April 2025 - 22:16 WIB
loading...
Kehidupan di Luar Bumi Ditemukan. FOTO/ INDY
A
A
A
LONDON - Para ilmuwan telah menemukan apa yang mereka sebut sebagai tanda terkuat kemungkinan adanya kehidupan di luar tata surya kita.
BACA JUGA - Review Film Alien: Romulus, Pertempuran Luar Angkasa Melawan Alien
Di atmosfer K2-18b, sebuah planet yang berjarak 124 tahun cahaya dari Bumi , para ilmuwan telah mendeteksi jejak gas yang, di planet kita, terutama diproduksi oleh organisme hidup, menurut tim peneliti di Universitas Cambridge.
Dengan menggunakan Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST), para ilmuwan mendeteksi jejak dimetil sulfida (DMS) dan dimetil disulfida (DMDS). Di Bumi, gas-gas ini diproduksi oleh fitoplankton dan bakteri laut.
JWST cukup kuat untuk menganalisis komposisi kimia atmosfer K2-18b dari cahaya yang melewati matahari yang mengorbitnya.
Namun, sebelum Anda terlalu bersemangat tentang kemungkinan keberadaan alien di planet yang jauh, para peneliti telah menekankan bahwa temuan tersebut bukanlah pengumuman tentang penemuan organisme hidup. Sebaliknya, mereka mengumumkan penemuan jejak gas yang dapat menjadi indikator proses biologis yang terjadi di K2-18b.
Eksoplanet yang menjadi pusat penemuan menarik ini berada di konstelasi Leo dan memiliki massa 8,6 kali lebih besar daripada Bumi.
Ada bukti yang menunjukkan bahwa K2-18b mungkin memiliki lautan di permukaan karena mengorbit bintangnya di dalam zona layak huni. Ini menunjukkan bahwa planet tersebut berpotensi menjadi tempat tinggal bagi kehidupan mikroba.
BACA JUGA - Review Film Alien: Romulus, Pertempuran Luar Angkasa Melawan Alien
Di atmosfer K2-18b, sebuah planet yang berjarak 124 tahun cahaya dari Bumi , para ilmuwan telah mendeteksi jejak gas yang, di planet kita, terutama diproduksi oleh organisme hidup, menurut tim peneliti di Universitas Cambridge.
Dengan menggunakan Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST), para ilmuwan mendeteksi jejak dimetil sulfida (DMS) dan dimetil disulfida (DMDS). Di Bumi, gas-gas ini diproduksi oleh fitoplankton dan bakteri laut.
JWST cukup kuat untuk menganalisis komposisi kimia atmosfer K2-18b dari cahaya yang melewati matahari yang mengorbitnya.
Namun, sebelum Anda terlalu bersemangat tentang kemungkinan keberadaan alien di planet yang jauh, para peneliti telah menekankan bahwa temuan tersebut bukanlah pengumuman tentang penemuan organisme hidup. Sebaliknya, mereka mengumumkan penemuan jejak gas yang dapat menjadi indikator proses biologis yang terjadi di K2-18b.
Eksoplanet yang menjadi pusat penemuan menarik ini berada di konstelasi Leo dan memiliki massa 8,6 kali lebih besar daripada Bumi.
Ada bukti yang menunjukkan bahwa K2-18b mungkin memiliki lautan di permukaan karena mengorbit bintangnya di dalam zona layak huni. Ini menunjukkan bahwa planet tersebut berpotensi menjadi tempat tinggal bagi kehidupan mikroba.
Lihat Juga :