Banyak yang Enggan Beli Baru, Penjualan Ponsel di Dunia Turun ke Angka 96 Juta
Minggu, 03 Juli 2022 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
Varun Mishra, Senior Analyst Counterpoint Research's Market Pulse Service dikutip Gadget 360 menyebutkan kondisi ini dialami oleh semua merek ponsel. Bahkan pasar ponsel terbesar di dunia, China, juga ikut kena dampak. Termasuk kawasan Eropa Timur yang tengah berkembang.
"Mungkin perlu ada ukuran pasar dasar baru yang ditentukan untuk pasar ponsel cerdas," ujar Varun Mishra.
Baca juga : Perbandingan Harga Mobil James Bond Anak Atta Halilintar dan Aurel dengan di Luar Negeri
Tarun Pathak, Direktur Riset Counterpoint Research's Market Pulse Service, mengatakan kondisi inflasi membuat banyak orang tidak lagi melihat penggantian ponsel baru jadi hal yang penting. Kondisi inflasi bahkan membuat banyak orang pesimis akan adanya perubahan.
"Tekanan inflasi menyebabkan sentimen konsumen pesimis di seluruh dunia dengan orang-orang menunda pembelian yang tidak penting, termasuk smartphone. Konsumen kemungkinan akan menunggu musim diskon sebelum membeli untuk mengimbangi beberapa tekanan biaya,” jelasnya.
"Mungkin perlu ada ukuran pasar dasar baru yang ditentukan untuk pasar ponsel cerdas," ujar Varun Mishra.
Baca juga : Perbandingan Harga Mobil James Bond Anak Atta Halilintar dan Aurel dengan di Luar Negeri
Tarun Pathak, Direktur Riset Counterpoint Research's Market Pulse Service, mengatakan kondisi inflasi membuat banyak orang tidak lagi melihat penggantian ponsel baru jadi hal yang penting. Kondisi inflasi bahkan membuat banyak orang pesimis akan adanya perubahan.
"Tekanan inflasi menyebabkan sentimen konsumen pesimis di seluruh dunia dengan orang-orang menunda pembelian yang tidak penting, termasuk smartphone. Konsumen kemungkinan akan menunggu musim diskon sebelum membeli untuk mengimbangi beberapa tekanan biaya,” jelasnya.
(wsb)
Lihat Juga :