Banyak yang Enggan Beli Baru, Penjualan Ponsel di Dunia Turun ke Angka 96 Juta

Minggu, 03 Juli 2022 - 08:00 WIB
loading...
Banyak yang Enggan Beli...
Krisis yang terjadi saat ini membuat masyarakat dunia menahan membeli ponsel baru. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Penjualan ponsel baru turun ke angka 96 juta unit secara global pada Mei lalu berdasarkan perhitungan Counterpoint Research's Market Pulse Service. Capaian itu mengejutkan karena sebelumnya per bulan penjualan pnsel baru bisa mencapai 100 juta unit.

Dalam laporan yang sama disebutkan penjualan ponsel belum akan kembali ke situasi normal seperti halnya kondisi sebelum pandemi Covid-19 terjadi. Permintaan yang rendah menyebabkan penumpukan ponsel baru di gudang-gudang.

Melemahnya penjualan ponsel baru disebabkan oleh krisis semikonduktor , inflasi serta kondisi pandemi Covid-19 yang belum selesai. Belum lagi kondisi terkini seperti perang Rusia dan Ukraina serta melambatnya ekonomi China.

Baca juga : KIA Seltos Sudah Berdandan Lagi, Sukses Bikin SUV Jepang Ketar-ketir

Banyak yang Enggan Beli Baru, Penjualan Ponsel di Dunia Turun ke Angka 96 Juta


Varun Mishra, Senior Analyst Counterpoint Research's Market Pulse Service dikutip Gadget 360 menyebutkan kondisi ini dialami oleh semua merek ponsel. Bahkan pasar ponsel terbesar di dunia, China, juga ikut kena dampak. Termasuk kawasan Eropa Timur yang tengah berkembang.

"Mungkin perlu ada ukuran pasar dasar baru yang ditentukan untuk pasar ponsel cerdas," ujar Varun Mishra.

Baca juga : Perbandingan Harga Mobil James Bond Anak Atta Halilintar dan Aurel dengan di Luar Negeri

Tarun Pathak, Direktur Riset Counterpoint Research's Market Pulse Service, mengatakan kondisi inflasi membuat banyak orang tidak lagi melihat penggantian ponsel baru jadi hal yang penting. Kondisi inflasi bahkan membuat banyak orang pesimis akan adanya perubahan.

"Tekanan inflasi menyebabkan sentimen konsumen pesimis di seluruh dunia dengan orang-orang menunda pembelian yang tidak penting, termasuk smartphone. Konsumen kemungkinan akan menunggu musim diskon sebelum membeli untuk mengimbangi beberapa tekanan biaya,” jelasnya.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Konsumen Kini Utamakan...
Konsumen Kini Utamakan Garansi Bukan Cuma Spesifikasi saat Beli Ponsel
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Bongkar Teknologi Rudal...
Bongkar Teknologi Rudal Siluman Su-57 yang Timbulkan Masalah di Ukraina
Ponsel ChatGPT Akan...
Ponsel ChatGPT Akan Segera Diluncurkan, Ini Bocorannya
Tahun 2026 Akan Menjadi...
Tahun 2026 Akan Menjadi Panggung Unjuk Gigi Ponsel Lipat
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Rekomendasi
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berita Terkini
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved