Lelaki Lebih Rentan Jadi Korban Kejahatan Siber Berkedok Seks
Selasa, 01 Februari 2022 - 18:54 WIB
loading...
Ilustrasi Serangan Hacker dari berbagai negara. FOTO/ IST
A
A
A
MIAMI - Sebuah penelitian menemukan bahwa pria dua kali lebih mungkin menjadi korban bullying online sejak awal pandemi Covid-19,
Seperti dilansir dari AFP Selasa (1/2/2022), studi yang dipublikasikan dalam jurnal Victims & Offenders mengungkapkan bahwa ancaman yang diterima termasuk penyebaran gambar porno, video, dan informasi pribadi.
BACA JUGA - Serangan Siber Sudah Dimulai, Jaringan Kereta Api Belarusia Lumpuh Bikin Pasukan Rusia Tersendat
Temuan studi tersebut dibuat berdasarkan survei yang dilakukan terhadap lebih dari 2.000 penduduk dewasa Amerika Serikat (AS) pada tahun 2020 dan 2021, pada masa puncak pandemi Covid-19.
"Ini menunjukkan bahwa pria lebih cenderung menghabiskan lebih banyak waktu melakukan aktivitas online daripada wanita selama pandemi," kata rekan penulis studi dari Florida International University, Asia Eaton.
Seperti dilansir dari AFP Selasa (1/2/2022), studi yang dipublikasikan dalam jurnal Victims & Offenders mengungkapkan bahwa ancaman yang diterima termasuk penyebaran gambar porno, video, dan informasi pribadi.
BACA JUGA - Serangan Siber Sudah Dimulai, Jaringan Kereta Api Belarusia Lumpuh Bikin Pasukan Rusia Tersendat
Temuan studi tersebut dibuat berdasarkan survei yang dilakukan terhadap lebih dari 2.000 penduduk dewasa Amerika Serikat (AS) pada tahun 2020 dan 2021, pada masa puncak pandemi Covid-19.
"Ini menunjukkan bahwa pria lebih cenderung menghabiskan lebih banyak waktu melakukan aktivitas online daripada wanita selama pandemi," kata rekan penulis studi dari Florida International University, Asia Eaton.
Lihat Juga :