Fenomena Equity Crowdfunding Meningkat, LandX Siapkan Beragam Strategi

Minggu, 02 Januari 2022 - 07:18 WIB
loading...
Fenomena Equity Crowdfunding Meningkat, LandX Siapkan Beragam Strategi
Aplikasi LandX tersedia di Google Play dan App Store. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Fenomena dan keberadaan penyelenggara equity crowdfunding t erus mengalami peningkatan hingga akhir Semester 2021.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, jumlah penyelenggara equity crowdfunding yang telah tercatat dan berizin dari OJK mencapai 7 penyelenggara dengan total dana dikumpulkan sebanyak 362 miliar dari 34.675 investor untuk 176 penerbit saham (UKM).

PT Numex Teknologi Indonesia atau LandX.id, merupakan salah satu equity crowdfunding terdepan. Dengan rencana strategis yang dimilikinya, hingga penghujung tahun 2021, LandX berhasil mengumpulkan dan menyalurkan dana hingga Rp158,02 miliar ke seluruh UKM yang terdaftar dalam sistem crowdfunding LandX tersebut.

BACA JUGA - Cara Mendapatkan Kartu Nikah Digital untuk Pengantin Baru dan Pengantin Lama

Founder dan Chief Executive Officer LandX.id, Andika Sutoro Putra menyampaikan bahwa komitmen perusahaannya dalam menjaga produktivitas kinerja merupakan salah satu cara LandX untuk bisa tetap bertahan menjadi yang terdepan.

“Pertumbuhan profit positif serta nilai investasi yang bernilai tinggi merupakan hal dasar yang dimiliki pihaknya untuk dapat bersaing di sektor permodalan ini,” ujar Andika.

Andika menjelaskan, sejak berizin OJK pada akhir tahun lalu, jumlah investor yang terdaftar di LandX.id telah mencapai lebih dari 73.042 investor.

“Para investor nantinya akan menerima dividen per tahun, dengan estimasi rencana yang akan dilakukan pada bulan Februari mendatang," kata Andika.

Sebagai informasi, perusahaan yang sudah listing di LandX saat ini sudah mencapai angka 27 perusahaan. Dan tidak sedikit juga perusahaan berhasil menerima pendanaan patungan mencapai dari Rp 10 Miliar.

LandX terus menekankan agar masyarakat hanya memilih fintech Equity Crowdfunding (ECF) dan project financing yang sudah berizin dan diawasi OJK, serta terus meningkatkan product knowledge, potensi keuntungan, dan risiko terhadap pilihan investasinya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1134 seconds (10.177#12.26)