Elon Musk Mengejek Jeff Bezos Karena Kembangkan Teknologi Hidup Kekal

Rabu, 08 September 2021 - 22:13 WIB
loading...
Elon Musk Mengejek Jeff Bezos Karena Kembangkan Teknologi Hidup Kekal
Sama-sama terkaya di dunia, Jeff Bezos dan Elon Musk saling menyindir di media sosial. Foto: dok Futurism
A A A
CALIFORNIA - ”Seandainya teknologi itu gagal, siapa yang dia (Bezos) salahkan? Mungkin dia akan menuntut kematian!”.

Pendiri Amazon dan Blue Origin Jeff Bezos disebut-sebut telah merogoh jutaan dollar koceknya untuk mendanai sebuah penelitian misterius di Silicon Valley. Gara-gara itu, Bezos diejek rivalnya yang sesama orang terkaya dunia, Elon Musk.

BACA JUGA: Microsoft Akuisisi Perusahaan Edit Video Clipchamp

Bezos memang sangat tertarik dengan konsep hidup kekal/abadi. Bagaimana seandainya manusia bisa berusia lebih panjang dan lebih lama.

Karena itu, ia berinvestasi di startup Silicon Valley bernama Altos Labs. Mereka mengembangkan teknologi agar sel-sel manusia bisa menjadi muda lagi.

Teknologi itu disebut reverse aging. Meski penelitiannya sekarang masih dalam tahap awal, tapi sudah disebut-sebut mendapatkan hasil yang menjanjikan.
Namun, Elon Musk justru mengejek Bezos di Twitter. ”Seandainya teknologi itu gagal, siapa yang dia (Bezos) salahkan? Mungkin dia akan menuntut kematian!” tulis Musk.

Bezos dan Musk memang tidak akur. Gara-garanya, kedua orang terkaya di dunia itu sama-sama bersaing di “luar angkasa”. Jeff Bezos memiliki Blue Origin, sementara Elon Musk dengan SpaceX.

Kedua perusahaan itu rebutan tender NASA untuk jadi kontraktor proyek Human Landing Systems (HLS) yang tujuannya mendaratkan manusia di bulan.
Gara-gara SpaceX menang tender karena pesawat lebih canggih dan biaya lebih murah, Bezos mencak-mencak.

Bulan lalu, Blue Origin menuntut NASA gara-gara keputusan itu. Akhirnya, NASA terpaksa menunda sementara proyek HLS tersebut. Gara-gara itu juga, Elon Musk giliran geram terhadap Bezos.

”Ternyata Bezos pensiun karena ingin mengejar karir untuk menuntut SpaceX,” sindir Elon Musk.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2786 seconds (11.97#12.26)