Bayi Diberi Terapi Gen Baru demi Penelitian Inovatif

Kamis, 27 Maret 2025 - 06:03 WIB
loading...
Bayi Diberi Terapi Gen...
Bayi Diberi Terapi Gen Baru. FOTO/ IFL SCIENCE
A A A
LONDON - Bayi bernama Tomas yang berusia empat belas bulan didiagnosis menderita defisiensi ornithine transcarbamylase (OTC) saat ia berusia beberapa minggu.

BACA JUGA - Banyak Digunakan Selebritas, DNA Salmon Jadi Tren Baru Skincare

Hanya 15 orang setiap tahunnya yang terdiagnosis dengan penyakit genetik langka ini.

Teknologi baru ini mungkin membuka jalan baru untuk mengobati bayi dengan penyakit genetik hati yang parah

Tanggapan Hillary Clinton yang terdiri dari 7 kata terhadap skandal obrolan grup rencana perang
Amonia, produk limbah yang dihasilkan saat tubuh memecah protein, menumpuk dalam darah orang dengan kondisi tersebut.

Bahkan sedikit peningkatan kadar amonia dalam darah dapat bersifat racun. Amonia biasanya diproses di hati dan dikeluarkan melalui urin.

Tetapi pasien dengan kondisi tersebut memiliki kekurangan genetik pada protein di hati yang bertanggung jawab untuk mendetoksifikasi amonia, sehingga amonia dapat menumpuk di dalam darah.

Jika tidak diobati, dapat menimbulkan komplikasi yang mengancam jiwa termasuk kerusakan otak, koma, atau kejang.

Penanganannya bisa meliputi penghilangan protein dari makanan dan pengobatan yang dikenal sebagai “terapi pemulung”.

Namun pada kasus yang parah hal ini pun tidak cukup dan beberapa pasien, terutama bayi laki-laki dengan kondisi tersebut, memerlukan transplantasi hati.

Tomas berbaring tengkurap
Tomas menjadi orang pertama di dunia yang menerima terapi gen baru (Handout/PA) PA Media - Handout

Diperkirakan bahwa transplantasi akan menjadi satu-satunya pilihan bagi Tomas, sampai ia didaftarkan pada uji coba terapi gen inovatif di Rumah Sakit Great Ormond Street (GOSH) di London.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Riset LAPI ITB: Konektivitas...
Riset LAPI ITB: Konektivitas Digital Dongkrak PDRB dan Serap 685 Ribu Tenaga Kerja
Ratusan Peserta Padati...
Ratusan Peserta Padati Nobar Pesta Babi di Sekretariat PMKRI Jakarta Pusat
Rekomendasi
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Cipta Cendikia FA U-15...
Cipta Cendikia FA U-15 dan Putri JP Jakarta U-18 Juara Hydroplus Soccer League Jakarta 2025/2026
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved