Komentari Maraknya Video Viral Pembatasan Mudik, Iptu Rita: Kita Bukan Musuh!

Senin, 17 Mei 2021 - 08:15 WIB
loading...
Komentari Maraknya Video Viral Pembatasan Mudik, Iptu Rita: Kita Bukan Musuh!
Akun @SorchaYulianan merespon sebuah video yang viral di Twitter terkait pemudik yang menolak ketika disuruh putar balik oleh petugas. Foto: Instagram pribadi
JAKARTA - Beberapa video terkait masyarakat yang menolak untuk putar balik pada saat momen Lebaran kemarin viral di media sosial. Padahal, seperti diketahui, pemerintah melarang masyarakat untuk mudik pada Lebaran tahun ini.

Rata-rata dalam video tersebut, orang yang menolak putar balik melantunkan kata-kata kasar kepada petugas, atau berdalih dengan berbagai alasan.

BACA JUGA: Polres Cilegon Buru Wanita yang Maki Petugas Penyekatan Menuju Jalur Anyer

Salah satu video viral tersebut ikut direspon oleh Iptu Rita Sorcha Yuliana, Kasat Lantas Lombok Barat. Melalui akun Twitter pribadinya, Rita mengaku heran dengan orang-orang yang menolak putar balik semacam itu.

Komentari Maraknya Video Viral Pembatasan Mudik, Iptu Rita: Kita Bukan Musuh!

"Apa salahnya kalau kita mengikuti aturan dan saling menghargai. Kita bukan musuh, kita sama-sama menjaga keselamatan dan keamanan negara kita. Kalau gak bisa berkata baik lebih baik diam," tulis akun @SorchaYuliana dalam cuitannya.



Sontak cuitan tersebut mendapat respon yang beragam dari warganet. Tetapi mayoritas ikut menyalahkan orang di dalam video yang menolak untuk putar balik sambil mengeluarkan kata-kata tidak senonoh.

"Ah itu mah manusia-manusia nir-etika, nir-adab, Komandan. 'Isinya' tak sebagus 'bungkus' dan hanya mementingkan mereka sendiri dengan meremehkan orang lain. Bukannya yang seperti itu bisa kena pasal 'melawan petugas' ya?" tulis salah satu warganet.

BACA JUGA: Lagi Viral Orang Sering Marah saat Ditegur Petugas Karena Langgar Aturan, Psikolog Sarankan Mereka Diproses Hukum!

"Yang gagal menanganiCovid-19 bukan pemerintah. Tapi karena terlalu banyak orang-orang yang sok mampu melawan dengan tidak mentaati prokes," tulis warganet lainnya.
(dan)
preload video
Komentar Anda
TEKNO UPDATE