Program Daur Ulang Perangkat Samsung Kurang dari 1%
Minggu, 25 April 2021 - 19:14 WIB
loading...
Foto/dok
A
A
A
SEOUL - Pada 2015 lalu, Samsung meluncurkan program daur ulang untuk menghadirkan model smartphone lama dalam upaya ramah lingkungan.
Namun, infografik baru-baru ini yang dibagikan oleh perusahaan mengungkapkan bahwa program ini hanya berhasil mendatangkan 0,0019% perangkat lama.
BACA: Siap Sahur Pertama Ramadhan? Begini Tips Jaga Makanan Tetap Segar di Kulkas
Dalam rangka merayakan Hari Bumi, lewat postingan blognya, raksasa teknologi Korea Selatan itu mengungkapkan bahwa program daur ulang perusahaan pada 2019 hanya mencatat hasil yang masih kurang.
Meskipun inisiatif ini baik untuk ramah lingkungan, tetapi angka tersebut menunjukkan bahwa Samsung dinilai masih tertinggal dalam hal ini.
Sejak 2015, kampanye dari Samsung hanya mengambil 38.000 handset per Mei 2019. Artinya, jumlah perangkat yang masuk hanya 0,0019% dari total 2 miliar perangkat Galaxy yang beredar per Februari 2019, demikian dilansir laman Gizmochina, Minggu (25/4/2021)
Khususnya, sulit untuk menemukan di mana perangkat yang saat ini berada dalam siklus hidup produk mereka, terutama ketika kisarannya mencapai miliaran.
Namun, infografik baru-baru ini yang dibagikan oleh perusahaan mengungkapkan bahwa program ini hanya berhasil mendatangkan 0,0019% perangkat lama.
BACA: Siap Sahur Pertama Ramadhan? Begini Tips Jaga Makanan Tetap Segar di Kulkas
Dalam rangka merayakan Hari Bumi, lewat postingan blognya, raksasa teknologi Korea Selatan itu mengungkapkan bahwa program daur ulang perusahaan pada 2019 hanya mencatat hasil yang masih kurang.
Meskipun inisiatif ini baik untuk ramah lingkungan, tetapi angka tersebut menunjukkan bahwa Samsung dinilai masih tertinggal dalam hal ini.
Sejak 2015, kampanye dari Samsung hanya mengambil 38.000 handset per Mei 2019. Artinya, jumlah perangkat yang masuk hanya 0,0019% dari total 2 miliar perangkat Galaxy yang beredar per Februari 2019, demikian dilansir laman Gizmochina, Minggu (25/4/2021)
Khususnya, sulit untuk menemukan di mana perangkat yang saat ini berada dalam siklus hidup produk mereka, terutama ketika kisarannya mencapai miliaran.
Lihat Juga :