Hati-hati, Pengguna Clubhouse Rentan Diacak-acak Hacker China

Senin, 15 Februari 2021 - 18:05 WIB
loading...
Hati-hati, Pengguna...
Clubhouse memungkinkan Anda membuat dan bergabung dengan ruang, tempat Anda kemudian dapat mengobrol dengan orang lain dalam panggilan konferensi yang besar. Foto/Nikkei Asia
A A A
BEIJING - Pengembang aplikasi ruang obrolan audio Clubhouse berencana menambahkan enkripsi tambahan untuk mencegah adanya transmisi ping ke server di China. Hal ini dilakukan setelah peneliti asal Stanford menemukan kerentanan keamanan dalam infrastruktur mereka. Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Clubhouse dan Cara Bergabung dengan Aplikasi

Riset Stanford Internet Observatory (SIO) menyebutkan, infrastruktur Clubhouse disediakan oleh Agora Inc., perusahaan software real-time engagement asal China. Dari hasil riset SIO, nomor ID Clubhouse dan chatroom ID ditransmisikan dalam teks biasa (plaintext) yang berpotensi membuat pengguna dapat dilacak. Selain itu, Agora berpotensi dapat mengakses file audio mentah milik pengguna.

Para peneliti SIO melakukan pemantuan pada aplikasi Clubhouse. Lalu mereka menemukan adanya kejadian di mana metadata chatroom diteruskan ke server yang diyakini di-hosting di China. Sementara, file audio dialihkan melalui server yang dikelola oleh entitas asal China dan didistribusikan ke seluruh dunia.

”Karena Agora adalah perusahaan China, secara hukum diperlukan untuk membantu Pemerintah China menemukan dan menyimpan pesan audio jika pihak berwenang di sana mengatakan pesan tersebut menimbulkan ancaman keamanan nasional," jelas para peneliti, dikutip dari The Verge, Senin (15/2/2021).

Pihak Agora mengatakan kepada SIO bahwa mereka tidak menyimpan audio atau metadata pengguna, selain untuk memantau kualitas jaringan dan menagih kliennya, dan selama audio disimpan di server di AS, pemerintah China tidak akan dapat mengakses data tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
340 Juta Data Pengguna...
340 Juta Data Pengguna Situs Dewasa OnlyFans Dijual Hacker
Kejahatan AI Tidak Terkendali,...
Kejahatan AI Tidak Terkendali, Eropa Awasi Ketat Deepfake
Perkuat Keamanan Siber...
Perkuat Keamanan Siber Nasional, Teknologi dari Korsel Dihadirkan
Peringatan Keamanan...
Peringatan Keamanan Temukan AC, TV, dan Mesin Cuci Bisa Diretas
3 Pelaku Pembobolan...
3 Pelaku Pembobolan Bank Jambi Senilai Rp144,82 Miliar Jadi Tersangka
Pengamat Dukung Mabes...
Pengamat Dukung Mabes Polri Tangkap Pelaku Perampokan dan Penculikan WNA di Bali
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Rekomendasi
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Berita Terkini
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Formulasi Berbasis Sains...
Formulasi Berbasis Sains dan Teknologi untuk Regenerasi Kulit Diperkenalkan
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved