5 Alasan Mengapa Teknologi AIoT Akan Semakin Populer di 2021
Senin, 15 Februari 2021 - 09:05 WIB
loading...
A
A
A
1. Brand Smartphone Ingin Memperluas Pasar
Sejak lima tahun terakhir, pabrikan ponsel sudah memprediksi bahwa pertumbuhan pasar ponsel stagnan. Pada 2012 sampai 2013, misalnya, penjualan ponsel tumbuh dari 700 juta unit ke 1 miliar unit dalam setahun. Besar sekali.
Namun, sejak 2016-2020, pasar ponsel global tidak lagi tumbuh stagnan. Angkanya tidak jauh-jauh dari 1.5 miliar unit per tahun.
Karena itu, pabrikan ponsel butuh sumber pemasukan berbeda. Konsepnya adalah, menciptakan sebuah ekosistem perangkat yang bisa terhubung ke smartphone. Itulah IoT.
2. Jaringan Internet
Tidak perlu jaringan 5G, sudah banyak hal yang bisa dicapai menggunakan jaringan 4G. Misalnya mengakses aplikasi yang semakin kompleks seperti Gojek dan Grab.
Jaringan internet 4G LTE ini juga sudah cukup untuk memungkinkan masing-masing perangkat bisa berkomunikasi/bicara (machine to machine/M2M).
Sehingga, tanpa 5G pun sebenarnya konsep AIoT sudah bisa di akses atau sudah bisa berjalan.
3. Teknologi Sudah Matang
![5 Alasan Mengapa Teknologi AIoT Akan Semakin Populer di 2021]()
Teknologi IoT pun butuh waktu untuk berkembang. Butuh waktu agar fiturnya benar-benar dibutuhkan oleh konsumen. Juga harganya mampu menjangkau konsumen.
Nah, sekarang hal itu sudah terjadi. Teknologi AIoT semakin canggih, sensor-sensor semakin terjangkau, ukurannya juga semakin kecil.
Harga smart TV semakin menurun, speaker portable juga makin terjangkau.
Sejak lima tahun terakhir, pabrikan ponsel sudah memprediksi bahwa pertumbuhan pasar ponsel stagnan. Pada 2012 sampai 2013, misalnya, penjualan ponsel tumbuh dari 700 juta unit ke 1 miliar unit dalam setahun. Besar sekali.
Namun, sejak 2016-2020, pasar ponsel global tidak lagi tumbuh stagnan. Angkanya tidak jauh-jauh dari 1.5 miliar unit per tahun.
Karena itu, pabrikan ponsel butuh sumber pemasukan berbeda. Konsepnya adalah, menciptakan sebuah ekosistem perangkat yang bisa terhubung ke smartphone. Itulah IoT.
2. Jaringan Internet
Tidak perlu jaringan 5G, sudah banyak hal yang bisa dicapai menggunakan jaringan 4G. Misalnya mengakses aplikasi yang semakin kompleks seperti Gojek dan Grab.
Jaringan internet 4G LTE ini juga sudah cukup untuk memungkinkan masing-masing perangkat bisa berkomunikasi/bicara (machine to machine/M2M).
Sehingga, tanpa 5G pun sebenarnya konsep AIoT sudah bisa di akses atau sudah bisa berjalan.
3. Teknologi Sudah Matang

Teknologi IoT pun butuh waktu untuk berkembang. Butuh waktu agar fiturnya benar-benar dibutuhkan oleh konsumen. Juga harganya mampu menjangkau konsumen.
Nah, sekarang hal itu sudah terjadi. Teknologi AIoT semakin canggih, sensor-sensor semakin terjangkau, ukurannya juga semakin kecil.
Harga smart TV semakin menurun, speaker portable juga makin terjangkau.
Lihat Juga :