Spotify Kembangkan Fitur Pengenalan Suara yang Bisa Deteksi Mood
Minggu, 31 Januari 2021 - 10:02 WIB
loading...
A
A
A
Ini bukan kali pertama perusahaan asal Swedia ini menggunakan data yang terlalu pribadi sebagai teknik personalisasi, paten sebelumnya yang diberikan Spotify terkait penyesuaian pengalaman pengguna berdasarkan 'ciri kepribadian' mereka.
Baca Juga - Indikasi Kapten Afwan Mencoba Kuasai Autothrottle Sriwijaya Air SJ182 Mencuat
Selama ini, Spotify menggunakan algoritma yang memperkenalkan konten audio baru berdasarkan kebiasaan mendengarkan penggunanya.
Jadi tidak mengherankan jika raksasa streaming musik tersebut ingin menambahkan metrik lain untuk meningkatkan akurasi dan kemampuan rekomendasi konten di platformnya.
Meskipun pendengar Spotify d apat menerima dan menikmati personalisasi algoritmik yang disediakan layanan, ada kemungkinan bahwa beberapa metode yang lebih pribadi dan berpotensi invasif untuk mengumpulkan data pengguna tidak akan diterima dengan muda
Baca Juga - Indikasi Kapten Afwan Mencoba Kuasai Autothrottle Sriwijaya Air SJ182 Mencuat
Selama ini, Spotify menggunakan algoritma yang memperkenalkan konten audio baru berdasarkan kebiasaan mendengarkan penggunanya.
Jadi tidak mengherankan jika raksasa streaming musik tersebut ingin menambahkan metrik lain untuk meningkatkan akurasi dan kemampuan rekomendasi konten di platformnya.
Meskipun pendengar Spotify d apat menerima dan menikmati personalisasi algoritmik yang disediakan layanan, ada kemungkinan bahwa beberapa metode yang lebih pribadi dan berpotensi invasif untuk mengumpulkan data pengguna tidak akan diterima dengan muda
(wbs)
Lihat Juga :