Aplikasi Streaming Musik Digital Bantu Promosikan Musisi Lokal
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 16:07 WIB
loading...
Aplikasi streaming musik, seperti Resso, membuka pintu bagi musik siapapun untuk ditemukan oleh para pendengar baru. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Pandemik COVID-19 membawa tantangan yang berbeda bagi industri musik , bukan hanya di Ibu Kota tapi juga di seluruh Indonesia. Musisi kesulitan berekspresi. (Baca juga: Pajak Streaming Musik hingga Film dan Jasa Online Demi Kesetaraan Berusaha )
Karena itu, dibutuhkan teknologi platform terbuka yang dapat memberikan akses seluas-luas bagi para musisi untuk berekspresi. Salah satunya Resso , aplikasi streaming musik sosial pertama, yang memberdayakan dan mempromosikan musisi lokal. Pemberdayaan itu dilakukan melalui fitur dalam aplikasi dan program kolaboratif.
Contohnya, Oslo Ibrahim. Musisi pendatang baru asal Medan yang dikenal dengan lagu-lagu pop soul/R&B-nya ini merasakan manfaat fitur tersebut. “Selama pandemik ini, tampaknya banyak musisi yang kehilangan cara untuk menjangkau para pendengar baru. Namun, dengan hadirnya platform musik digital seperti Resso, hal ini sangat membantu para musisi untuk mempromosikan karya-karya terbaru kami selama pandemi," katanya.
Musisi lain asal Medan, Romantic Echoes, proyek musik solo J Alfredo, gitaris & vokalis dari PIJAR menyampaikan pujian serupa. "Saya tidak memiliki banyak kesempatan untuk tampil karena pandemik. Oleh karena itu saya mencari cara untuk untuk dapat terhubung dengan penggemar dan mempromosikan musik saya melalui platform digital," tandasnya.
Dirediksi, pengguna streaming musik Indonesia diperkirakan akan mencapai 18,7 juta pada 2025. Itu membuka peluang yang tidak terbatas (Digital Music 2020, Statista).
Christo Putra, Head of Music and Content, Resso Indonesia menjelaskan, teknologi memungkinkan kita untuk melampaui batas geografis. Musisi, di manapun mereka berada, dapat mendistribusikan musiknya melalui berbagai platform termasuk platform streaming musik digital.
"Di Resso, kami berkomitmen untuk terus mendukung musisi lokal melalui berbagai fitur dan program kolaboratif," tambahnya.
Karena itu, dibutuhkan teknologi platform terbuka yang dapat memberikan akses seluas-luas bagi para musisi untuk berekspresi. Salah satunya Resso , aplikasi streaming musik sosial pertama, yang memberdayakan dan mempromosikan musisi lokal. Pemberdayaan itu dilakukan melalui fitur dalam aplikasi dan program kolaboratif.
Contohnya, Oslo Ibrahim. Musisi pendatang baru asal Medan yang dikenal dengan lagu-lagu pop soul/R&B-nya ini merasakan manfaat fitur tersebut. “Selama pandemik ini, tampaknya banyak musisi yang kehilangan cara untuk menjangkau para pendengar baru. Namun, dengan hadirnya platform musik digital seperti Resso, hal ini sangat membantu para musisi untuk mempromosikan karya-karya terbaru kami selama pandemi," katanya.
Musisi lain asal Medan, Romantic Echoes, proyek musik solo J Alfredo, gitaris & vokalis dari PIJAR menyampaikan pujian serupa. "Saya tidak memiliki banyak kesempatan untuk tampil karena pandemik. Oleh karena itu saya mencari cara untuk untuk dapat terhubung dengan penggemar dan mempromosikan musik saya melalui platform digital," tandasnya.
Dirediksi, pengguna streaming musik Indonesia diperkirakan akan mencapai 18,7 juta pada 2025. Itu membuka peluang yang tidak terbatas (Digital Music 2020, Statista).
Christo Putra, Head of Music and Content, Resso Indonesia menjelaskan, teknologi memungkinkan kita untuk melampaui batas geografis. Musisi, di manapun mereka berada, dapat mendistribusikan musiknya melalui berbagai platform termasuk platform streaming musik digital.
"Di Resso, kami berkomitmen untuk terus mendukung musisi lokal melalui berbagai fitur dan program kolaboratif," tambahnya.
Lihat Juga :