Overheat Berbahaya, Begini Cara Mencegah Mesin Terlalu Panas
Minggu, 27 September 2020 - 20:00 WIB
loading...
Kondisi overheat biasanya disebabkan oleh kerusakan radiator atau posisi katup pada mesin yang tidak sempurna. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Mesin mobil yang terlampau panas atau overheat menjadi salah satu faktor utama mobil terbakar. Panasnya mesin mobil bisa memicu kebocoran pada saluran oli. (Baca juga: Wuling Almaz Terbakar, Ini Faktor Penyebab Mobil Terbakar yang Perlu Dipahami )
Jika saluran oli bocor dan menetes ke bagian yang bisa memicu timbulnya api, kebakaran pada mobil kemungkinan besar bisa terjadi. Kondisi overheat biasanya disebabkan oleh kerusakan radiator atau posisi katup pada mesin yang tidak sempurna.
Selain itu, meski memiliki sistem radiator untuk mengelola suhu mesin, tidak bisa menjamin 100% mobil tak terbakar. Sebab, jika radiator bermasalah, maka sistem pengelolaan suhu mesin akan kacau dan sangat berbahaya.
Kerusakaan umum yang terjadi pada radiator adalah tersumbat atau kebocoran. Kedua faktor tersebut bisa menghambat cairan pendingin bekerja dengan baik dan membuat mesin memanas.
Kekurangan cairan radiator juga bisa membuat sistem pendingin rusak. Sangat disarankan pengguna kendaraan untuk rajin memeriksa dan mengisi cairan pendingin di radiator.
Jika saluran oli bocor dan menetes ke bagian yang bisa memicu timbulnya api, kebakaran pada mobil kemungkinan besar bisa terjadi. Kondisi overheat biasanya disebabkan oleh kerusakan radiator atau posisi katup pada mesin yang tidak sempurna.
Selain itu, meski memiliki sistem radiator untuk mengelola suhu mesin, tidak bisa menjamin 100% mobil tak terbakar. Sebab, jika radiator bermasalah, maka sistem pengelolaan suhu mesin akan kacau dan sangat berbahaya.
Kerusakaan umum yang terjadi pada radiator adalah tersumbat atau kebocoran. Kedua faktor tersebut bisa menghambat cairan pendingin bekerja dengan baik dan membuat mesin memanas.
Kekurangan cairan radiator juga bisa membuat sistem pendingin rusak. Sangat disarankan pengguna kendaraan untuk rajin memeriksa dan mengisi cairan pendingin di radiator.
Lihat Juga :