Ubah Nama Teluk Meksiko Jadi Amerika, Google Digugat

Minggu, 11 Mei 2025 - 07:10 WIB
loading...
Ubah Nama Teluk Meksiko...
Google Digugat. FOTO/ CNET
A A A
MEXICO CITY - Meksiko menggugat perusahaan teknologi Google menyusul tindakan platform tersebut yang menamai perairan Teluk Meksiko sebagai Teluk Amerika bagi pengguna di Amerika Serikat.

BACA JUGA - Google Maps Tampilkan Rute untuk Bersepeda

Presiden Claudia Sheinbaum tidak berkomentar lebih jauh mengenai rincian gugatan tersebut, tetapi Kementerian Luar Negeri Meksiko sebelumnya telah mengirimkan beberapa surat resmi kepada Google yang meminta agar nama asli Teluk Meksiko tetap dipertahankan - merujuk pada wilayah perairan yang juga mencakup wilayah Meksiko.

Menurut laporan, peta daring Google Maps untuk pengguna di Amerika Serikat kini menampilkan nama Teluk Amerika, sementara pengguna di luar negeri masih melihatnya sebagai Teluk Meksiko.

Perubahan nama tersebut merupakan hasil dari perintah eksekutif yang ditandatangani oleh Presiden Donald Trump pada hari pertamanya kembali menjabat pada 20 Januari 2025. Beberapa minggu kemudian, ia mendeklarasikan tanggal 9 Februari sebagai Hari Teluk Amerika.

Langkah Trump dipandang sebagai bagian dari agenda perluasan pengaruh geopolitik, termasuk proposal kontroversial untuk mengambil alih Terusan Panama dan Greenland, serta menjadikan Kanada sebagai negara bagian ke-51 Amerika Serikat.

Meksiko berpendapat bahwa jika Amerika Serikat terus menyebut wilayah tersebut sebagai Teluk Amerika, wilayah tersebut seharusnya hanya digunakan untuk bagian yang berada di dalam landas kontinen negara tersebut, sesuai dengan batas maritim yang diakui antara kedua negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
Rekomendasi
5 Catatan Bersejarah...
5 Catatan Bersejarah saat Argentina Kubur Mimpi Inggris di Piala Dunia 2026
Sikapi Sidang Praperadilan...
Sikapi Sidang Praperadilan Roy Suryo, Rismon: Dugaan Rekayasa Digital Bisa Dibuktikan Tanpa Saksi Mata
Rodri Semprot FIFA:...
Rodri Semprot FIFA: Wasit Abai Lindungi Yamal
Berita Terkini
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Robot Humanoid Cetak...
Robot Humanoid Cetak Sejarah, Berhasil Melakukan Operasi Jarak Jauh Pertama di Dunia
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved