Ubah Nama Teluk Meksiko Jadi Amerika, Google Digugat

Minggu, 11 Mei 2025 - 07:10 WIB
loading...
A A A
Wakil Presiden Urusan Pemerintah Internasional Google, Cris Turner, sebelumnya menekankan bahwa perusahaan tersebut hanya mengikuti kebijakan penamaan berdasarkan Sistem Nama Geografis Amerika Serikat dan tidak memihak.

Namun, ketegangan meningkat ketika DPR Amerika Serikat pada hari Kamis meloloskan RUU dengan suara 211–206, yang secara resmi mengakui nama Teluk Amerika. Namun, langkah tersebut diperkirakan akan menghadapi pertentangan yang lebih besar di tingkat Senat.

Sementara itu, Meksiko telah menerima dukungan dari komunitas internasional, yang menggambarkan tindakan Amerika Serikat sebagai pelanggaran kedaulatan historis dan geografis wilayah tersebut, yang telah dikenal sebagai Teluk Meksiko selama lebih dari 400 tahun.

Perselisihan tersebut juga menimbulkan masalah kebebasan media ketika kantor berita Associated Press hampir diblokir untuk meliput Gedung Putih, sementara pesawat resmi Air Force One juga mengalami nasib yang sama karena masih menggunakan nama Teluk Meksiko. Pengadilan federal kemudian memerintahkan agar akses media dipulihkan atas dasar kebebasan berekspresi.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Rekomendasi
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Berita Terkini
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved