Mesin Terkuat Apple Mac Pro Resmi Disuntik Mati Setelah 18 Tahun!
Jum'at, 27 Maret 2026 - 16:03 WIB
loading...
A
A
A

Saat itu, ia tampil gahar dengan dua prosesor 64-bit Intel Xeon 5100 (Woodcrest), empat ruang hard drive, dan delapan slot RAM dengan harga awal USD2.499 (Rp42.483.000).
Namun, bibit kejatuhan Mac Pro mulai tumbuh pada 2013 ketika Apple memperkenalkan desain silinder radikal—yang kerap dicemooh sebagai desain "tempat sampah".
Mesin ini mengandalkan inti peredam panas sentral dan didinginkan oleh satu kipas yang menarik udara dari bawah ke atas. Saat diluncurkan, eksekutif Apple Phil Schiller dengan percaya diri melontarkan kutipan ikonis, "Tidak bisa berinovasi lagi, omong kosong," untuk membungkam kritik.
Sayangnya, desain 2013 itu berujung pada blunder fatal. Komputer tersebut sangat sunyi namun tidak efisien secara termal, serta menghilangkan slot ekspansi PCIe untuk kartu grafis karena beralih ke port Thunderbolt 2.
Akibatnya, mesin ini terkekang dan Apple tidak bisa menambahkan kartu grafis baru. Apple pun terpaksa meminta maaf kepada basis pengguna profesionalnya atas kegagalan tersebut.
Butuh waktu hingga 2019 bagi Apple untuk merilis Mac Pro dengan sasis tower standar modular yang kembali membawa delapan slot PCIe.
Lihat Juga :