Microsoft Klaim Selamatkan 394.000 PC dari Malware Lumma Stealer, tapi Bahaya Tetap Mengintai!

Selasa, 03 Juni 2025 - 18:52 WIB
loading...
Microsoft Klaim Selamatkan...
Microsoft mengklaim 394.000 PC dari malware jahat Lumma Stealer. Foto: Gemini
A A A
JAKARTA - Raksasa teknologi asal Redmond, Washington, Microsoft, mengumumkan keberhasilan menumpas operasi malware berbahaya bernama Lumma Stealer. Bukan sekadar pertempuran biasa, upaya ini melibatkan kolaborasi masif dengan lembaga penegak hukum di seluruh dunia, menyisakan jejak kehancuran bagi para penjahat siber yang selama ini mengintai data pribadi Anda.

Infostealer malware, jenis perangkat lunak jahat yang berfungsi mencuri informasi, memang tengah merajalela. Buktinya? Miliaran catatan pengguna bocor di internet dalam satu tahun terakhir! Dan di garis depan serangan mengerikan itu, Lumma infostealer menjadi momok yang ditakuti, dikenal telah menginfeksi jutaan perangkat.

“Saya telah melaporkan tentang malware ini sejak tahun lalu, dan peneliti keamanan menyebutnya sebagai salah satu infostealer paling berbahaya, menginfeksi jutaan," ujar Kurt Knutsson dari CyberGuy Report, yang telah memantau Lumma sejak lama.

Microsoft menegaskan bahwa Unit Kejahatan Digital (Digital Crimes Unit) mereka berhasil melumpuhkan jaringan malware Lumma Stealer ini dengan bantuan agen penegak hukum di seluruh dunia. Dalam unggahan blog, Microsoft mengungkap bahwa mereka telah melacak infeksi pada lebih dari 394.000 perangkat Windows secara global hanya dalam kurun waktu dua bulan, antara 16 Maret dan 16 Mei 2025.

Lumma telah menjadi "alat favorit" bagi para penjahat siber, sering digunakan untuk menyedot informasi sensitif seperti kredensial login, nomor kartu kredit, detail rekening bank, hingga data dompet cryptocurrency. Jangkauan dan dampak malware ini membuatnya menjadi pilihan utama di kalangan threat actors untuk pencurian finansial dan kebocoran data yang masif.

Jurus Jitu Microsoft: Dari Perintah Pengadilan Hingga Kolaborasi Global

Untuk mengganggu operasi malware yang licin ini, Microsoft tak hanya mengandalkan teknologi. Mereka berhasil mendapatkan perintah pengadilan dari Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Utara Georgia, yang memungkinkan perusahaan untuk menutup domain-domain kunci yang mendukung infrastruktur Lumma. Langkah ini kemudian diikuti oleh Departemen Kehakiman AS yang ikut turun tangan, mengambil alih kendali sistem perintah inti Lumma dan menutup marketplace bawah tanah tempat malware tersebut diperjualbelikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
CEO Microsoft Yakin...
CEO Microsoft Yakin AI Akan Mendekati Kecerdasan Manusia dalam 18 Bulan
Microsoft Menjajaki...
Microsoft Menjajaki Integrasi Fitur Mirip OpenClaw ke dalam 365 Copilot
Amazon dan Google Didesak...
Amazon dan Google Didesak Dampak Ungkap Lingkungan Terkait Pusat Data
Mesin Terkuat Apple...
Mesin Terkuat Apple Mac Pro Resmi Disuntik Mati Setelah 18 Tahun!
9.000 Pekerja Microsoft...
9.000 Pekerja Microsoft Kena PHK Gara-gara AI
Siapa Hossam Nasr dan...
Siapa Hossam Nasr dan Abdo Mohamed? Mantan Staf Microsoft yang Tuding Bill Gates Mendukung Genosida di Gaza
Ibtihal Aboussad Dipecat...
Ibtihal Aboussad Dipecat Microsoft karena Menentang Genosida di Gaza
Rekomendasi
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Belanda vs Jepang Tanpa...
Belanda vs Jepang Tanpa Gol di Babak Pertama, Samurai Biru Tahan Gempuran Oranje
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Berita Terkini
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Infografis
China Klaim Usir Kapal...
China Klaim Usir Kapal Perang AS dari Pulau Sengketa di LCS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved