Mengenal Straight-Pull: Fitur Senjata Legal yang Dipakai Pelaku Teror Bondi Australia

Senin, 15 Desember 2025 - 13:23 WIB
loading...
Mengenal Straight-Pull:...
Senjata yang dijual legal untuk olahraga dan berburu memiliki kecepatan mematikan setara senjata militer. Foto: ist
A A A
AUSTRALIA - Langit Bondi yang cerah pada hari Minggu itu seketika berubah menjadi kelabu, tercabik oleh suara letusan yang berulang, cepat, dan mematikan.

Dalam rekaman video yang beredar, teror itu tidak datang dari senjata selundupan atau pasar gelap, melainkan muncul dari laras senjata yang dibeli secara sah, dimiliki dengan lisensi resmi, dan dioperasikan dengan presisi mengerikan.

Di sana, di tengah kerumunan yang panik, Sajid Akram, 50, dan putranya, Naveed Akram, 24, menggunakan senjata legal untuk memuntahkan peluru dengan kecepatan yang nyaris menyamai senapan serbu militer.

Polisi New South Wales (NSW) memang belum merilis secara resmi jenis senjata yang digunakan.

Dr. John Coyne, Direktur Program Keamanan Nasional di Australian Strategic Policy Institute (ASPI), mengungkapkan bahwa para tersangka menggunakan senapan berdaya tinggi dengan sistem bolt-action (kokang) serta shotgun.

Yang membuat publik terhenyak bukanlah jenis pelurunya, melainkan mekanismenya. Senjata itu memiliki fitur straight-pull bolt action atau kokangan tarik-lurus.

Inovasi teknis ini memungkinkan Sajid dan Naveed menembak, mengisi ulang, dan menembak lagi dalam hitungan detik.

Celah Pasar: Menjual Kecepatan di Balik Aturan

Sajid Akram diketahui memiliki enam pucuk senjata api secara legal dan terdaftar sebagai anggota klub menembak. Namun, "legal" bukan berarti tidak berbahaya. "Ini adalah tren global, mereka dirancang dan dibuat di mana-mana," ujar Coyne.

Namun, di Australia, popularitas senjata ini meledak karena alasan pragmatis: pasar membutuhkan pengganti.

Ketika pemerintah menutup pintu bagi senjata semi-otomatis, pabrikan senjata memberikan alternatif lewat mekanisme straight-pull.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bos OpenAI Akui ChatGPT...
Bos OpenAI Akui ChatGPT Digunakan untuk Merencanakan Penembakan Massal
Usai Ditembak Sniper,...
Usai Ditembak Sniper, Donald Trump Sempat Bikin Status di X Sambil Kepalkan Tangan
Meta dan Microsoft Digugat...
Meta dan Microsoft Digugat Keluarga Korban Penembakan Texas
Brasil Haramkan Telegram...
Brasil Haramkan Telegram karena Tolak Serahkan Data Grup Neo-Nazi
Rencana Menembak Mati...
Rencana Menembak Mati 21 Pelajar Diunggah Salvador Ramos di Facebook
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Aneh tapi Nyata, Anjing...
Aneh tapi Nyata, Anjing Menembak Seorang Wanita di AS
Rekomendasi
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Haji Bolot Sempat Tolak...
Haji Bolot Sempat Tolak Pakai Kursi Roda Meski Alami Sesak Napas Hebat
Berita Terkini
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Infografis
Mengenal Child Grooming:...
Mengenal Child Grooming: Bahaya Manipulasi Psikologis yang Dialami Aurelie Moeremans
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved