Mengenal Straight-Pull: Fitur Senjata Legal yang Dipakai Pelaku Teror Bondi Australia
Senin, 15 Desember 2025 - 13:23 WIB
loading...
A
A
A
Mekanisme ini sederhana namun efisien. Naveed, sang anak, terlihat fasih dalam video tersebut.
Setelah satu peluru dimuntahkan, penembak hanya perlu menarik tuas lurus ke belakang dalam satu gerakan cepat untuk mengisi peluru berikutnya. Tidak perlu memutar tuas seperti senapan lama. Gerakan ini begitu cair sehingga jeda antar-tembakan menjadi sangat singkat.
Brian Kimber, ahli senjata dan veteran militer Amerika Serikat, bahkan menyebut bahwa kemahiran ini bisa dipelajari dari rumah.
"Saya bisa membuat Anda memutar kokangan seperti itu dalam beberapa hari saja, gampang sekali," tulisnya di media sosial X, menyindir betapa mudahnya senjata ini dimanipulasi.
Harganya Rp27 Juta
Pabrikan senjata tidak malu-malu menjual fitur "kecepatan" ini sebagai nilai jual utama. Salah satu model yang menjadi sorotan adalah senapan straight-pull bolt-action buatan Beretta.
Di pasaran Australia, senjata ini dibanderol mulai dari AUD2.600 (Rp27.200.000).
Dalam situs web resminya di Australia, Beretta mempromosikan senjata ini dengan kalimat yang kini terdengar mengerikan: "Menjamin kecepatan, akurasi, presisi, keamanan, dan kemudahan penggunaan yang maksimal, dari tarikan pelatuk pertama hingga kelancaran pengisian ulang."
Mereka menyebut senjata ini sebagai "senjata modular modern yang serbaguna", yang merangkum pengalaman Beretta di dunia militer dan sipil. Sayangnya, "pengalaman militer" itulah yang kini diterapkan untuk menembaki warga sipil tak berdosa di Bondi.
Di New South Wales, senjata mematikan ini kemungkinan besar masuk dalam klasifikasi "Kategori B"—kelompok untuk senapan lever-action dengan kapasitas magasin tidak lebih dari lima peluru. Izin kepemilikannya pun beragam, mulai dari alasan olahraga, menembak target, hingga alasan pertanian atau "produksi primer".
Setelah satu peluru dimuntahkan, penembak hanya perlu menarik tuas lurus ke belakang dalam satu gerakan cepat untuk mengisi peluru berikutnya. Tidak perlu memutar tuas seperti senapan lama. Gerakan ini begitu cair sehingga jeda antar-tembakan menjadi sangat singkat.
Brian Kimber, ahli senjata dan veteran militer Amerika Serikat, bahkan menyebut bahwa kemahiran ini bisa dipelajari dari rumah.
"Saya bisa membuat Anda memutar kokangan seperti itu dalam beberapa hari saja, gampang sekali," tulisnya di media sosial X, menyindir betapa mudahnya senjata ini dimanipulasi.
Harganya Rp27 Juta
![Mengenal Straight-Pull: Fitur Senjata Legal yang Dipakai Pelaku Teror Bondi Australia]()
Pabrikan senjata tidak malu-malu menjual fitur "kecepatan" ini sebagai nilai jual utama. Salah satu model yang menjadi sorotan adalah senapan straight-pull bolt-action buatan Beretta.
Di pasaran Australia, senjata ini dibanderol mulai dari AUD2.600 (Rp27.200.000).
Dalam situs web resminya di Australia, Beretta mempromosikan senjata ini dengan kalimat yang kini terdengar mengerikan: "Menjamin kecepatan, akurasi, presisi, keamanan, dan kemudahan penggunaan yang maksimal, dari tarikan pelatuk pertama hingga kelancaran pengisian ulang."
Mereka menyebut senjata ini sebagai "senjata modular modern yang serbaguna", yang merangkum pengalaman Beretta di dunia militer dan sipil. Sayangnya, "pengalaman militer" itulah yang kini diterapkan untuk menembaki warga sipil tak berdosa di Bondi.
Di New South Wales, senjata mematikan ini kemungkinan besar masuk dalam klasifikasi "Kategori B"—kelompok untuk senapan lever-action dengan kapasitas magasin tidak lebih dari lima peluru. Izin kepemilikannya pun beragam, mulai dari alasan olahraga, menembak target, hingga alasan pertanian atau "produksi primer".
Lihat Juga :